Minggu, 21 Jun 2026 05:32 WIB

Pamit Buang Hajat, Pria Tulungagung ini Hilang di Sungai Brantas

Pencarian korban di Sungai Brantas oleh Basarnas
Pencarian korban di Sungai Brantas oleh Basarnas

jatimnow.com - Karni (45), warga Desa Gandingan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung dilaporkan hilang di Sungai Brantas.

Sebelumnya korban berpamitan kepada keluarganya hendak buang air besar di sungai tersebut. Namun saat dicari pihak keluarga hanya menemukan celana, sandal dan sepeda milik korban.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Petugas gabungan dari BPBD, Basarnas dan polisi masih berupaya melakukan upaya pencarian pada korban.

Paur Subag Humas, Idpa Anwari menjelaskan korban menaiki sepeda angin menuju tepi Sungai Brantas, di Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru.

Setelah ditunggu korban tidak juga kembali. Pihak keluarga kemudian berinisiatif untuk mencarinya di tepi sungai.

"Mereka hanya menemukan sandal, celana dan sepeda milik korban yang terparkir di tepi sungai," ujarnya, Kamis (26/12/2019).

Mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Korban diduga terbawa arus sungai Brantas, setelah terpeleset.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Polisi kemudian melakukan upaya pencarian dengan menyisir aliran sungai. Namun tidak ditemukan adanya tanda keberadaan korban.

"Polisi dibantu oleh BPBD dan Basarnas masih melakukan upaya pencarian," ujarnya.

Kepala regu tim pencarian Basarnas, Iman menjelaskan pihaknya membagi tiga tim dalam proses pencarian. Dua tim melakukan penyelusuran di sungai dan satu tim lain melalui jalur darat.

Pencarian terpaksa dihentikan dan akan kembali dilanjutkan keesokan hari.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Tadi kita melakukan penyisiran hingga sejauh 5 kilometer namun masih belum ditemukan," katanya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.