Jumat, 19 Jun 2026 23:34 WIB

Jenazah Satu Siswa Brimob Tersambar Petir Disambut Tangis Keluarga

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 17 Des 2019 16:26 WIB
Prosesi pemakaman Bripda Fredy di Ponororo
Prosesi pemakaman Bripda Fredy di Ponororo

jatimnow.com - Suasana sedih menyelimuti proses pemakaman salah satu siswa Pusdik Brimob Watukosek Pasuruan, yang tersambar petir saat latihan. Jenazah Bripda Fredy Kusbiantoro disambut tangis keluarga.

Jenazah Fredy dimakamkan di kampung halamannya yaitu di pemakaman umum Desa Simo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/12/2019). Upacara pemakaman dipimpin Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sri Suryati, sang ibu berteriak histeris sambil terus memanggil-manggil nama anak bungsunya itu.

"Saya pengen melihat Fredy untuk terakhir kali," pinta Sri Suryati di samping peti jenazah Bripda Fredy.

Sementara, ayah korban, Lardi Wardoyo berusaha menenangkan Sri.

Jenazah Bripda Fredy disambut tangis keluarganya di PonorogoJenazah Bripda Fredy disambut tangis keluarganya di Ponorogo

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Sabar bu, ini ujian. Kita harus sabar, kita doakan saja Fredy," ucapnya sambil matanya berkaca-kaca.

Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika mengatakan, Bripda Fredy tersambar petir saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar Brimob. Namun, di akhir pendidikan itu, musibah datang. Fredy dan dua temannya meninggal dunia setelah tersambar petir. Sedangkan lima temannya yang lain terluka.

"Petir menyambar menyebabkan tiga anggota meninggal dunia, Salah satunya Fredy. Saya minta doanya agar Bripda Fredy diterima di sisi-Nya," ungkap Ketut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Dua jenazah korban lainnya juga sudah diantar ke rumah masing-masing," jelasnya.

Sementara korban luka masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Menurut Ketut, kondisi para korban sudah berangsur stabil, tapi masih dalam masa pemulihan trauma.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.