Jumat, 19 Jun 2026 10:40 WIB

Menkes Terawan Ingin Puskesmas di Indonesia Gunakan Produk Anak Bangsa

Menkes Terawan Agus Putranto saat kunjungan kerja di Puskesmas Driyorejo, Gresik
Menkes Terawan Agus Putranto saat kunjungan kerja di Puskesmas Driyorejo, Gresik

jatimnow.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan kerja di Puskesmas Driyorejo, Gresik, untuk melihat sarana dan prasarana serta pelayanan yang ada. Menkes ingin fasilitas kesehatan di puskesmas menggunakan produk karya anak bangsa.

"Saya ingin semua produk Indonesia, biar after sales-nya lebih mudah. Kita ingin menghidupkan perekonomian Indonesia, kita harus bangga," kata Menkes Terawan di sela kunjungannya, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya untuk berkontribusi meningkatkan perekonomian bangsa. Ia juga berpesan agar puskemas terus menggalakkan upaya promotif preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Pokoknya galakkan ini. Saya lebih bangga kalau puskesmas bisa mencegah stunting dan penyakit lainnya. Tugas pokok kalian adalah melakukan tindakan promotif preventif," terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Mohammad Qosim menambahkan, upaya meningkatkan taraf kesehatan di Kabupaten Gresik terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Termasuk dukungan sarana prasarana alat medis yang memadai. Sebab, pemkab ingin pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Meningkatkan taraf kesehatan merupakan prioritas kami di Pemerintah Kabupaten Gresik. Tentu kami ingin masyarakat terlayani dengan baik. Dan kami siap melaksanakan apa yang menjadi arahan Bapak Menteri kesehatan," ujar Wabup Qosim bersama Kadinkes Gresik Saifudin Ghozali usai mendampingi Menkes Terawan.

Wabup Qosim juga menyebut bila saat ini salah satu peran pemerintah daerah melalui dinas kesehatan adalah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting dan juga menekan kasus kematian ibu dan anak saat melahirkan.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Masyarakat kami berikan edukasi, terutama para kaum ibu dalam menjaga kehamilan. Mulai dari awal kehamilan hingga proses kelahiran. Semua harus ditangani dengan baik, terutama dokter dan bidan yang ada di puskesmas maupun RSUD Ibnu Sina yang memiliki tenaga medis berpengalaman di bidangnya," ungkapnya.

Edukasi untuk pencegahan stunting juga terus dilakukan kepada masyarakat. Karena tidak banyak masyarakat yang mengetahui penyebab terjadinya stunting dan bagaimana melakukan pencegahan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.