Kamis, 11 Jun 2026 11:48 WIB

Indra Sjafri Pastikan Pemain Timnas U-22 Siap Tempur di Final

Tim Nasional U-22 Indonesia berlatih di Rizal Memorial Stadium, Metro Manila, Filipina (Foto: Republika/Frederikus Bata)
Tim Nasional U-22 Indonesia berlatih di Rizal Memorial Stadium, Metro Manila, Filipina (Foto: Republika/Frederikus Bata)

jatimnow.com - Timnas Indonesia U-22 baru saja menjalani latihan terakhir menjelang final cabang olahraga sepak bola SEA Games 2019 kontra Vietnam.

Latihan terakhir tersebut berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Metro Manila, Filipina, Senin (9/12/2019) pagi.

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Usai memimpin proses itu, pelatih Indra Sjafri menyampaikan kepada awak media yang berada di pinggir lapangan bahwa seluruh pemainnya siap tempur. Sebelumnya pada laga semifinal, Egy Maulana Vikry sempat ditarik akibat kram.

"Alhamdulillah, 20 pemain semua siap. Nggak ada yang nggak fit, semua fit. Kami sudah siap untuk pertandingan besok malam, jam delapan (waktu Manila)," kata pelatih 56 tahun ini.

Ia menjelaskan hari ini timnya melakukan pematangan beberapa hal utama. Seperti memastikan perencaan pertandingan final nanti, termasuk menurunkan starting XI. Mengenai hal itu, ia enggan menerangkan secara detail.

Laga Indonesia melawan Vietnam berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Selasa (10/12) malam. Sebelumnya dua tim ini sudah tiga kali bertemu dalam tahun 2019. Tiga pertemuan tersebut berlangsung di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, final Piala AFF U-22 dan babak penyisihan SEA Games 2019.

Hasilnya Garuda Muda meraih satu kemenangan dan dua kekalahan. Indra mengaku telah menganalisis hal itu. "Sudah dievaluasi. Sudah kami kasih tahu ke anak-anak untuk diperbaiki," ujar sosok yang pernah membesut Bali United ini.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Ia meminta awak media bersabar. Semua yang direncanakan timnya bakal tergambar di lapangan, besok malam.

Seluruh penjuru nusantara berharap Osvaldo Haay dan rekan-rekan memenangkan laga final tersebut. Sudah nyaris tiga dekade Indonesia gagal meraih medali emas cabor sepak bola pada ajang SEA Games.

Terakhir kali skuat garuda berpesta, terjadi pada SEA Games 1991. Indra mengaku tidak terbebani dengan harapan besar tersebut.

"Ngapain stres. Kalau sakratul maut tidak apa-apa kita stres. Orang juga nggak stres kok pas sakratul maut. Ini hanya final SEA Games," kata pelatih asal Sumatra Barat dengan gaya khasnya.

Baca Juga: Resmi! Surabaya Jadi Gerbang Timnas Mini Football ke Piala Dunia 2026

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.