Selasa, 16 Jun 2026 14:05 WIB

Puluhan Karung Berisi Limbah Diduga B3 Dibuang di Tulungagung

Limbah diduga B3 yang resahkan warga Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung
Limbah diduga B3 yang resahkan warga Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung

jatimnow.com - Warga Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung diresahkan tumpukan limbah yang diduga mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Limbah yang dikemas dalam sak plastik itu dibuang di pinggir jalan utama menuju Bendungan Wonorejo.

Wasis, salah seorang warga mengaku, limbah tersebut mengeluarkan bau menyengat terutama saat hujan turun. Warga dan pengguna jalan yang melintas harus menutup hidungnya saat sampai di lokasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ia menyebut, puluhan karung plastik berisi limbah diduga B3 itu sudah berada di pinggir jalan tersebut sejak 7 bulan lalu. Belum diketahui siapa yang membuang limbah tersebut. Namun biasanya, truk yang tidak kuat menanjak akan menurunkan muatannya di tepi jalan itu dan akan kembali diambil beberapa hari kemudian.

"Ini sudah lama tidak ada yang mengambilnya. Kami tidak tahu punya siapa limbah ini," ungkap Wasis, Minggu (8/12/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Awalnya warga tidak menghiraukan keberadaan limbah tersebut. Namun saat hujan deras terjadi, limbah itu mengeluarkan bau menyengat menyerupai belerang dan amoniak. Sejumlah karung sak juga sudah rusak sehingga menyebabkan isinya keluar. Limbah itu berwarna abu-abu dan berbentuk pasir serta batu.

"Baunya sangat menyengat dan mengganggu pengguna jalan hingga radius 10 meter," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, Kapolsek Kauman AKP Puji Hartanto menjelaskan, pihaknya telah mengambil sampel limbah tersebut untuk segera dicek kandungannya. Selanjutnya mereka akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut.

"Kita sudah amankan sampel sebanyak tiga karung dan saat ini masih berkordinasi dengan instansi terkait," tambah Puji.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.