Rabu, 17 Jun 2026 11:42 WIB

Hore! Penyandang Disabilitas di Tulungagung Dapat SIM Gratis

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia membantu seorang penyandang disabilitas saat melakukan ujian permohonan SIM
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia membantu seorang penyandang disabilitas saat melakukan ujian permohonan SIM

jatimnow.com - Sebanyak 10 penyandang disabilitas di Kabupaten Tulungagung, mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis dari Satlantas Polres Tulungagung, Rabu (4/12/2019).

Pemberian SIM gratis itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional. Meskipun gratis, tapi para penyandang disabilitas tersebut harus tetap mengikuti prosedur pembuatan SIM yang berlaku. Mereka juga mengikuti tes praktik, seperti pemohon SIM baru pada umumnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Syaiful Ashari, salah seorang penyandang disabilitas mengaku senang dan sangat terbantu dengan adanya pemberian SIM gratis ini. Pria yang mengalami cacat kaki ini sebelumnya belum pernah mempunyai SIM. Meskipun menderita cacat fisik, Zaenuri tetap semangat mengikuti tes praktik berkendara, dengan menggunakan sepeda motor roda tiga yang sudah dimodifikasi.

"Alhamdulillah lulus dan bisa mendapatkan SIM D khusus bagi disabilitas," ungkap Syaiful.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama para penyandang disabilitas yang mendapatkan SIM gratisKapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama para penyandang disabilitas yang mendapatkan SIM gratis

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia yang menyerahkan langsung SIM D kepada penyandang disabilitas berpesan agar para penyandang disabilitas selalu memperhatikan keselamatan dalam berkendara.

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini juga meminta kepada para penyandang disabilitas, untuk mentaati peraturan dan rambu lalu lintas.

"Setelah mendapatkan SIM jangan langsung ngebut, selalu taati peraturan dan rambu lalu lintas yang ada," tutur Pandia.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini menegaskan, penyandang disabilitas akan diprioritaskan pelayanannya terutama untuk mengurus SIM. Mereka akan dilayani dengan cepat, serta diberikan pengarahan dan tenaga pendamping.

"Kami akan prioritaskan penyandang disabilitas dalam menurus segala hal, termasuk SIM," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.