Selasa, 16 Jun 2026 08:30 WIB

Buat Miras Oplosan, Lulusan SMP di Tulungagung ini Dicokok

Pelaku pembuat miras oplosan yang ditangkap Polres Tulungagung
Pelaku pembuat miras oplosan yang ditangkap Polres Tulungagung

jatimnow.com - Dimas Subangun Prasetyo (23), seorang pembuat minuman keras (miras) oplosan ditangkap Satreskoba Polres Tulungagung.

Dari penangkapan warga Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung ini, polisi mengamankan ratusan liter minuman keras oplosan siap jual, yang sudah dikemas dalam botol bekas air mineral.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan penangkapan terhadap tersangka lulusan SMP ini berawal dari laporan masyarakat.

Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka diketahui menggunakan alkohol murni sebagai bahan utama pembuatan miras oplosan. Setiap 1 liter alkohol dicampur dengan 3 liter air putih.

Pelaku kemudian mengemasnya ke dalam botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter dan setiap botol dijual dengan harga Rp 50 ribu.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Dari jumlah tersebut tersangka mengaku mendapat keuntungan sebesar Rp 30 ribu per botolnya," ujarnya.

Tersangka juga mengaku tidak mempunyai keahlian khusus dalam meracik miras ini. Dia hanya menggunakan perkiraan takaran sehingga sangat membahayakan jika dikonsumsi.

Tersangka memperoleh ilmu takaran ini dari istrinya yang saat ini bekerja di luar negeri.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Tersangka mengaku membuat miras oplosan ini sejak 6 bulan lalu dan dijual ke teman temannya," ujarnya.

Akibat perbuatannya ini tersangka dijerat dengan pasal 204 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.