Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Polisi Selidiki Kasus Teror Alat Kelamin di Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 30 Nov 2019 14:32 WIB
Lokasi tempat teror perlihatkan alat kelamin di Kota Mojokerto
Lokasi tempat teror perlihatkan alat kelamin di Kota Mojokerto

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan Kota akan melakukan penyelidikan terhadap aksi teror yang perlihatkan alat kelamin yang menyasar para perempuan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas mobil tersebut yang diduga melakukan perbuatan pelecehan terhadap kaum hawa ini.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Baca juga: 

"Kami akan melakukan penyelidikan kasus ini," katanya, Sabtu (30/11/2019).

Menurutnya, penyelidikan dilakukan meski pihaknya belum mendapatkan laporan dari pihak korban. Ada dua upaya yang fokus dilakukan dalam mengungkap kasus tersebut. Pertama adalah mengecek lokasi kejadian dan kedua melakukan klarifikasi atau meminta keterangan kepada korban.

"Upaya kami saat ini yakni mengecek lokasi serta melakukan klarifikasi ke pihak yang memposting atau korban," ujarnya.

Ia melanjutkan, selain melakukan penyelidikan, polisi akan meningkatkan patroli agar insiden teror tersebut tidak terulang.

Kepala Tim Resmob Suropati ini pun mengajak masyarakat untuk berani melapor jika menjadi korban dari aksi teror alat kelamin di wilayah Polres Pasuruan Kota.

"Kami menghimbau, bila masyarakat menemukan kejadian tersebut (teror alat kelamin), kami minta segera melaporkan ke polisi agar bisa ditindak," tegasnya.

"Kegiatan mempertontonkan alat kelamin ada hukumannya, bisa dipenjara. Apa lagi kalau dipertunjukan di muka umum," tambahnya.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Terkait ancaman hukuman, pelaku teror alat kelamin akan dijerat Pasal 36 UU RI Nomor 44 Tahun 2008, tentang pornografi.

"Maksimal bisa dipenjara 10 tahun penjara. Kami akan berupaya cepat menangkapnya," tandasnya.

Teror perlihatkan alat kelamin terjadi di Jalan Raya Wahidin, Kota Pasuruan pada Jumat (30/11/2019). 

Tia bersama ibunya mengaku menjadi korban teror saat jalanan tengah sepi karena waktu Salat Jumat sekitar pukul 11.50 Wib.

Korban mengaku lebih tiga kali diteror oleh pelaku yang menggunakan mobil yang sama yaitu Toyota warna putih.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

Dari pengakuan korban, pelaku adalah seorang bapak-bapak setengah tua dengan kisaran umur 40 tahun serta memiliki kumis dan berjambang.

 

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.