Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Dugaan Pencabulan oleh Oknum Dokter di Mojokerto, 5 Asisten Diperiksa

Salah satu saksi dugaan pencabulan oleh oknum dokter diperiksa di Mapolres Mojokerto
Salah satu saksi dugaan pencabulan oleh oknum dokter diperiksa di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Kasus dugaan pencabulan terhadap gadis 15 tahun oleh dokter spesialis kandungan di Mojokerto, terus diselidiki polisi. Setidaknya, enam orang saksi sudah diperiksa Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto.

"Kami sudah memeriksa enam saksi. Lima saksi dari asisten dokter dan satu saksi yakni majikan korban yang diperiksa tadi pagi. Korban memang menyatakan bekerja sebagai ART (asisten rumah tangga) di rumah saksi," kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Dewa Yoga, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

Saksi yang diperiksa penyidik Unit PPA adalah Arinta (30), warga Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Ia merupakan pengantar korban ke tempat praktik terlapor dr AND, di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari.

Baca juga: 

"Kami masih mengupayakan memanggil dua orang saksi lagi. Sudah kami panggil dua kali, tapi tidak hadir. Kami akan menerbitkan surat perintah membawa atau panggil paksa untuk dimintai keterangan," terang Alumnus AKPOL tahun 2007 ini.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Pantauan jatimnow.com di Kantor Unit PPA Satreskrim Polres Mojokerto, Arinta datang sekitar pukul 10.00 Wib dan keluar dari ruang penyidikan sekitar pukul 12.28 Wib.

"Saat ini kami masih mendalami, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti," ujar Mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan ini.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Disinggung apakah saksi Arinta akan dipanggil kembali, Dewa Yoga menyebut bahwa penyidik masih menunggu hasil pengembangan.

"Untuk AR (Arinta) cukup sebagian, nanti kalau ada pengembangan, AR tergantung hasil penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.