Rabu, 17 Jun 2026 17:17 WIB

Lantik 128 Kades Terpilih di Bumi Blambangan, Ini Pesan Bupati Anas

Bupati Anas melantik 128 kades terpilih
Bupati Anas melantik 128 kades terpilih

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas melantik 128 kepala desa (Kades) terpilih di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Pesan Anas kepada para kades untuk memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) demi masa depan yang berkualitas. Penguatan SDM ini selaras dengan program nasional Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Sekarang visi membangun bukan hanya infrastruktur fisik, tapi mempersiapkan SDM unggul untuk masa depan generasi yang berkualitas. Dan kunci SDM unggul bukan hanya masalah pendidikan saja, tapi juga kesehatan yang dimulai dengan asupan gizi sejak dalam kandungan," kata Bupati Anas, Rabu (20/11/2019).

Ia mencontohkan program One Student One Client yang kini tengah digeber Banyuwangi, yaitu 'satu mahasiswa kesehatan mendampingi satu ibu hamil'. Program ini untuk memantau kesehatan ibu dan bayi hingga masa nifas dan menyusui.

"Program ini basis datanya didapat dari puskesmas. Untuk itu, ibu hamil perlu diajak secara aktif ke puskesmas. Dari puskesmas, mahasiswa yang ada bisa memantau rutin ibu-ibu hamil dan anggota keluarganya yang lain sehingga resiko kehamilan dan penyakit lainnya bisa diminimalisirkan," pintanya.

Menurut Anas, program inovasi ini merupakan ikhtiar untuk menjamin kecukupan gizi anak sejak dalam kandungan.

"Karena 1.000 hari pertama kehidupan, sejak awal embrio sampai dua tahun adalah window of opportunity, fase terpenting kehidupan manusia. Begitu ada keliru, bisa memengaruhi perkembangan anak selanjutnya. Saya minta desa juga memperhatikan hal ini," tegasnya.

Perkuatan SDM di daerah juga dengan memastikan setiap anak mendapatkan hak yang sama atas pendidikan. Kades juga harus bisa memastikan tidak ada anak putus sekolah yang tidak diurus.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Sebab, kata dia, Banyuwangi sendiri mempunyai program beasiswa hingga Satgas Garda Ampuh yang memburu anak putus sekolah agar bisa bersekolah kembali.

"Cari masalahnya kenapa sampai anak putus sekolah. Lalu koordinasi dengan sekolah, kecamatan serta Pemkab. Semua ada solusinya, selama kades ada upaya," ujarnya.

Lebih lanjut, Anas mengatakan jika program-program itu tidak akan terlaksana tanpa adanya kepemimpinan (leadership) yang kuat. Untuk itu, Anas meminta kepada seluruh Kades jangan takut membuat sebuah keputusan selama untuk kepentingan warga.

"Selama mengacu kepada kemaslahatan yang lebih besar, jangan ragu. Jangan takut dirasani. Jadi pemimpin juga harus detail. Jika detail, akan mudah dieksekusi serta dapat diukur dengan jelas capaiannya," terangnya.

Pesan terakhir yang disampaikan orang nomor satu di Banyuwangi itu, juga menyinggung soal pengembangan pariwisata di desa. Di tengah kelesuan ekonomi global dan nasional, pariwisata menjadi sektor yang dinilai mampu mendongkrak perekonomian dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

"Kami mengharapkan satu desa ada satu destinasi wisata yang berbasis potensi desa masing-masing. Pariwisata telah terbukti mampu mendongkrak ekonomi Banyuwangi," katanya.

Saat ini produk domestic bruto daerah (PDRB) sudah mencapai Rp 78,48 Triliun melesat jauh dari 2010 yang hanya Rp 32,46 Triliun.

Pendapatan perkapita rakyat juga melonjak sebesar Rp 48,75 juta per orang per tahun dari 2010 yang hanya Rp 20,86 juta per orang per tahun.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.