Rabu, 17 Jun 2026 21:42 WIB

Keseruan Berebut Tumpeng dalam Upacara Adat Bersih Nagari Tulungagung

Warga berebut buah-buahan dan lauk pauk yang ada di tumpeng dalam Upacara Adat Bersih Nagari di Tulungagung
Warga berebut buah-buahan dan lauk pauk yang ada di tumpeng dalam Upacara Adat Bersih Nagari di Tulungagung

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menggelar upacara adat Bersih Nagari dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-814 Kabupaten Tulungagung, Senin (18/11/2019).

Tanggal 18 November sesuai dengan penanggalan dalam Prasasti Lawadan, yang ditetapkan sebagai rujukan peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Dalam upacara ini, dua tumpeng raksasa yang diberi nama Tumpeng Lanang dan Buceng Wadon, diarak menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso. Tumpeng Lanang terdiri dari nasi kuning lengkap dengan aneka lauk pauk, sedangkan Buceng Wadon berisi aneka buah-buahan.

Setelah didoakan, kedua tumpeng tersebut kemudian dibawa ke luar pendopo. Ribuan warga yang telah menunggu di luar halaman pendopo, langsung berebut isi tumpeng. Para warga ini percaya mereka akan mendapatkan berkah, jika berhasil mendapatkan aneka buah-buahan maupun lauk pauk yang berada dalam tumpeng.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Warga berebut buahan-buahan dan lauk pauk pada tumpeng dalam Upacara Adat Bersih Nagari di TulungagungWarga berebut buahan-buahan dan lauk pauk pada tumpeng dalam Upacara Adat Bersih Nagari di Tulungagung

Agus Riyanto (38) salah seorang warga yang ikut berebut tumpeng ini mengaku senang bisa mendapatkan aneka buah-buahan dan nasi tumpeng. Setiap tahun Agus selalu ikut berebut tumpeng dalam upacara adat Bersih Nagari.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Ingin mendapat berkah dari upacara ini, sehingga harus ikut berebut tumpeng," tutur Agus.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menjelaskan, upacara adat Bersih Nagari ini merupakan bentuk rasa syukur terhadap melimpahnya berkah yang dirasakan masyarakat selama ini. Melalui upacara adat ini, dirinya berharap Tulungagung akan semakin lebih baik di tahun mendatang.
"Sejumlah program untuk masyarakat juga sudah kami siapkan. Yang pasti pembangunan akan semakin maju dan lebih baik lagi sesuai slogan kita Ayem, Tentrem, Mulyo, Tinoto," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.