Kamis, 18 Jun 2026 22:42 WIB

Pengusaha Singapura Kunjungi Trenggalek, Ini Harapan Bupati Nur Arifin

Bupati Nur Arifin dalam kegaiatan di Trenggalek
Bupati Nur Arifin dalam kegaiatan di Trenggalek

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek mendapatkan kunjungan dari Temasek Foundation International (TFI).

Delegasi TFI ini akan tinggal di Trenggalek hingga tiga hari ke depan untuk menindaklanjuti kerjasama 'Urban Governance Program' bersama Center for Liveable Cities Team dan Pemkab Trenggalek.

Baca Juga: Wabup Syah Serahkan Sapi Kurban Prabowo di Trenggalek, Dibeli dari Pogalan

Delegasi TFI yang datang ke Trenggalek kali ini meliputi, Teo Jing Kok, Deputy Director CLC, Kuang Jin Yi, Manager CLC dan Joanne Ng, Senior Director TFI.

Ketiganya rencananya melakukan penerbangan dari Bandara Changi Singapura dengan tujuan Bandara Juanda, Surabaya dan selanjutnya melakukan perjalanan darat menuju Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang berlangsung di Singapura.

Fokus dari kunjungan TFI sendiri ke Trenggalek untuk penanganan kawasan kumuh khususnya di area perkotaan dan kawasan selatan.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Harap Koperasi Merah Putih Berjalan Sesuai Harapan Prabowo

"Temasek Foundation ingin melihat perkembangan action plan yang sudah disusun sejauh ini," kata Bupat Nur Arifin, Senin (18/11/2019).

Kunjungan ini juga ditujukan untuk menjajaki kerjasama antara Singapura dan Pemkab Trenggalek mengenai isu manajemen limbah, penataan kawasan kumuh, strategi perencanaan jangka panjang untuk kota yang berkelanjutan dan beberapa hal yang lainnya.

Mas Ipin mengaku sangat bersyukur, karena saat ini semakin banyak partner yang datang untuk membantu Trenggalek semakin meroket (maju ekonomi rakyat, orangnya kreatif, ekosistem terjaga).

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

"Singapura juga memiliki 3 pilar pembangunan yaitu ekonomi yang berkelanjutan, kualitas hidup yang baik dan lingkungan hidup," ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Bupati Nur Arifin mencoba memikat Singapura dengan platform gotong-royong yang diterapkan didalam mensolusikan masalah kota kumuh, mulai dari kawasan tamanan, hutan kota, keberadaan desa wisata, yang menunjang kawasan komersial dan pelayanan publik.

"Semoga mereka tertarik dengan design yang kita tawarkan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.