Kamis, 11 Jun 2026 23:05 WIB

10 Makam di Tasikmalaya Kembali Ditemukan Rusak

Misteri makam rusak di Tasikmalaya (Foto: Istimewa)
Misteri makam rusak di Tasikmalaya (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Teka-teki rusaknya 27 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, belum terungkap. Namun warga kembali mendapati 10 makam di TPU itu rusak.

Salah seorang penggali makam di TPU itu, Anda Juanda (54 tahun) mengatakan, 8 makam ditemukan terbuka pada Selasa (12/11/2019) malam. Dua makam lainnya terbuka pada Rabu (13/11/2019) pagi.

Baca Juga: Kebijakan Pendidikan Jabar yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

"Yang melihat pertama itu polisi. Tapi kondisi makamnya sudah terbuka. Tidak ketahuan pelakunya," tutur Juanda saat dihubungi wartawan, Rabu (13/11/2019).

Juanda menambahkan, sejak kejadian perusakan makam yang diketahui pada Jumat (8/11/2019), warga dan aparat secara bergantian melakukan ronda. Namun, kejadian itu kembali terjadi.

Menurut dia, kerusakan yang terjadi sama seperti kejadian sebelumnya. Hanya tanah makam yang terbuka, seperti habis digali dengan diameter 10 sentimeter dan kedalaman sekitar 45 sentimeter. Namun tak ada anggota tubuh atau kerangka jenazah yang hilang.

Baca juga:  

Mendapati 10 makam kembali terbuka, warga sekitar langsung membenahi kembali secara bergotong royong. Beberapa makam yang sebelumnya terbuka, juga yang digali lagi.

Sebelumnya, warga Desa Pekemitan menemukan makam dalam kondisi terbuka. Setidaknya dalam dua pekan, mereka mendapati dua makam rusak, kemudian 25 makam yang juga dirusak.

Baca Juga: Prabowo Ajak Nelayan Bangkitkan Ekonomi Skala Lokal

Polres Tasikmalaya telah menerjunkan anggotanya untuk menyelidiki kasus itu. Namun, belum ditemukan pentunjuk yang signifikan. Apalagi, tak ada saksi yang melihat langsung perusakan yang dilakukan.

"Saksi tiga penjaga makam kita mintai keterangan. Kami juga minta waktu untuk mendalami penyelidikan, mencari berbagai informasi dan bukti," jelas Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo Tarigan, Selasa (12/11/2019).

Siswo dan timnya juga telah melakukan olah TKP. Hasilnya, tidak ada bagian semen makam yang dirusak atau kerangka jenazah yang diambil. Makam hanya tergali di bagian bawah nisan.

Atas kejadian itu, polisi telah meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat juga diminta untuk melakukan patroli. Siswo meminta masyarakat tak perlu resah akan kejadian itu.

Baca Juga: Tempat Pemakaman Longsor sebabkan Puluhan Jenazah Bergelimpangan

"Percayakan sepenuhnya kepada kami," tegas dia.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.