Kamis, 11 Jun 2026 11:46 WIB

Atap Sekolah Ambruk

Hari Pertama Sekolah, Ini Harapan Siswa SDN Gentong

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 11 Nov 2019 12:34 WIB
Murid SDN Gentong menerima pelajaran di gedung Madrasah Diniyah
Murid SDN Gentong menerima pelajaran di gedung Madrasah Diniyah

jatimnow.com - Hari pertama masuk sekolah pasca ambruknya empat atap ruang sekolah, para murid-murid SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, terlihat antusias mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM), Senin (11/11/2019).

Para murid mengaku merasa aman bersekolah di gedung Madrasah Diniyah (Madin) Al-Ghofuriyah yang berjarak 100 meter dari gedung SDN Gentong.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

"Senang bisa sekolah kembali, disana (SDN Gentong) kan ambruk. Disini (Gedung Madin) enak. Belajarnya bisa nyaman, aman. Tidak terganggu," ucap Miftahul Jannah, murid kelas VI B.

Senada dengan Miftahul Jannah, murid kelas VI B lainnya yakni, Lailatul Asifah Fitri meminta agar segera pelajaran sekolah diberikan mengingat ujian tengah semester (UTS) akan diselenggarakan bulan Desember mendatang.

"Saat sekolah libur, saya ikut les. Agar nanti pas UTS nilainya bagus," katanya.

Murid kelas IIA, M Taufiq Nur Hidayatulloh yang mengalami insiden atap kelas ambruk mengaku kembali mau sekolah di gedung SDN Gentong, asal bangunan yang ambruk tersebut kembali bagus.

"Sekolah disini (Gedung Madin) enak, sekolah disana (Gedung SDN Gentong) enak. Tapi ambruk. Mau sekolah ke sana lagi, kalau sudah dibangun," ucap Taufiq.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengatakan jika selama seminggu ini para murid SDN Gentong akan diajak belajar bersama dulu, untuk menghilangkan traumanya.

"Setelah trauma healing, kita ada perlakuan khusus dalam KBM. Mengingat para murid SDN Gentong juga akan menghadapi UTS (bulan Desember). Yang jelas, untuk memcerdaskan anak bangsa, upaya apapun akan kita lakukan," katanya.

Atap bangunan kelas II B, II A, V B, V A, SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk dan menimpa guru dan murid yang sedang beraktifitas di dalam kelas sekitar pukul 08.15 Wib, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Atap Kelas SDN Curah Nongko 3 Jember Ambruk, Siswa Belajar di Ruang Mirip Gudang

Ambruknya atap sekolah ini menyebabkan dua orang tewas yaitu Irza Almira (8), murid kelas 2B asal Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo dan seorang guru yang saat itu berada di kelas 5A, Sevina Arsy Wijaya (19), warga Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Selain menyebabkan dua korban tewas, kejadian ini juga mengakibatkan 11 murid SDN Gentong Kota Pasuruan mengalami luka-luka dan 2 siswa diantaranya mengalami patah tulang.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.