Selasa, 16 Jun 2026 00:45 WIB

Buang Dokumen Diskominfo Surabaya, Politisi PSI Disarankan Minta Maaf

Politisi PSI Alfian Limardi
Politisi PSI Alfian Limardi

jatimnow.com - Anggota Komisi B Alfian Limardin menjadi sorotan karena disebut membuang draft RAPBD milik Diskominfo Surabaya pada saat hearing di Komisi B DPRD Surabaya beberapa waktu lalu.

Sikap Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menuai kecaman. Banyak yang terkejut dengan insiden tersebut.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Ya kaget juga peristiwa itu terjadi di ruang publik," kata Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam, Kamis (7/11/2019).

"Sejauh yang saya tahu, itu baru pertama terjadi. Makanya ahistoris dan kehilangan konteks fatsun berpolitik," tambah Surokim.

Dekan Fisib Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini menilai hal itu merupakan praktik low context politic yang kebablasan. Kadangkala maksud dan niatnya baik, tapi kalau nirrespek dan tidak ada fatsun, akan membiaskan tujuannya.

Baca juga: 

"Ada fatsun publik itu perlu diingat oleh para politisi. Surabaya nggak hanya wani tapi juga ngerti," ungkapnya.

Maka, Surokim mengingatkan para politisi untuk bersikat dewasa.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Hati-hati, khususnya politisi baru jangan overacting bisa disfungsional untuk opini publik Surabaya," lanjut Surokim.

"Semua ada kepatutan dan kepantasannya. Kritis boleh tetapi kesopanan publik itu akan menguatkan maksud baik tadi," imbuhnya.

Emosi, kata dia, tidak akan pernah membawa kebaikan dalam ruang publik, sebaliknya hasilnya hanya gaduh dan kontroversi.

"Menurut saya pelaku harus gentle berani meminta maaf kepada pihak terkait dan juga masyarakat kota karena panggung itu ada di ruang publik. Insyaallah akan mendapat respek dan dukungan publik," sarannya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Kepala Diskominfo Surabaya M Fikser mengaku, saat hearing dengan Komisi B mendapat perlakuan tidak mengenakkan.

"Iya berkas saya dibuang ke lantai," kata pejabat asal Serui Papua ini.

"Sekali lagi saya memaafkan walaupun dia tidak minta maaf," tambah pejabat yang pernah menjadi Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Surabaya ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.