Rabu, 17 Jun 2026 14:37 WIB

dr Bagoes Buka Rahasia, Kejaksaan Bidik Tersangka Baru Kasus P2SEM

  • Penulis :
  • | Rabu, 25 Apr 2018 14:43 WIB
ilustasi korupsi/Reiffia S. Dwiyoto
ilustasi korupsi/Reiffia S. Dwiyoto

jatimnow.com - Kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM)  Jawa Timur yang pernah melibatkan beberapa pejabat di Jatim, memasuki babak baru.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jatim memastikan telah menaikkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Ini berarti, hanya tinggal selangkah saja untuk menentukan lagi, siapa tersangka baru dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Maruli Hutagalung menyatakan, penyidik telah meminta keterangan 15 anggota DPRD Jatim periode 2004-2009.

Selain anggota dewan, penyidik juga telah meminta keterangan 15 orang lainnya, baik itu dari unsur penerima dana hibah, maupun masyarakat yang mengetahuinya.

"Statusnya (P2SEM) sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Sudah 30 orang dimintai keterangan," katanya, Rabu (24/4/2018).

Ia menambahkan, dari 15 orang tersebut, dua diantaranya merupakan anggota dewan yang masih aktif di DPRD Jatim saat ini. Apa kaitan mereka? Maruli menerangkan jika mantan dan anggota dewan tersebut yang merekomendasi para penerima dana hibah.

Maruli mengakui, nama-nama anggota dewan baik mantan maupun yang masih aktif tersebut, diperoleh dari keterangan rahasia dr Bagoes, terpidana utama kasus P2SEM.

Dokter Bagoes sendiri buron sejak jadi tersangka pada 2010 dan baru ditangkap di Malaysia pada akhir 2017 lalu. Ia disebut-sebut sebagai saksi kunci.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Nama-nama itu yang disebut Dokter Bagoes," ucap Maruli. 

 Apakah hanya pejabat dari Dewan saja yang dibidiknya? Maruli menyatakan, tidak menutup kemungkinan ada pejabat atau mantan pejabat Pemprov Jatim yang terkait dengan P2SEM juga akan diperiksa.

"Belum ada tersangka," tutupnya.

Kasus P2SEM sempat membikin heboh Jatim tahun 2009 lalu. Sebab Dana hibah ratusan miliar diduga diselewengkan secara berjemaah. Bantuan hibah itu disalurkan ke ratusan kelompok masyarakat oleh Pemprov Jatim.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Untuk memperoleh hibah itu, kelompok masyarakat harus mengantongi rekomendasi anggota dewan.

Puluhan penerima hibah dari berbagai daerah sudah dipidana karena terbukti bersalah. Beberapa anggota dewan juga sudah menjalani hukuman termasuk Ketua DPRD Jatim kala itu, almarhum Fathorrasjid.

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.