Jumat, 19 Jun 2026 00:22 WIB

Dua dari 11 Korban Ambruknya Atap SDN di Kota Pasuruan Patah Tulang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 06 Nov 2019 12:27 WIB
Siswa yang tertimpa atap ambruk menjalani perawatan
Siswa yang tertimpa atap ambruk menjalani perawatan

jatimnow.com - Kesebelas murid yang luka akibat ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan telah menjalani perawatan ke rumah sakit dan 5 diantaranya telah diperbolehkan pulang.

Untuk 6 siswa lainnya kini masih menjalani rawat inap di ruang bedah RSUD R Soedarsono Pasuruan meski kondisinya telah membaik.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Dari 6 siswa, 2 murid diantaranya yaitu Abdul Mukti kelas V dan Dina kelas II harus dilakukan operasi.

Baca juga:  

"Pasien anak Abdul Mukti mengalami patah tulang di paha kiri, sedangkan pasien anak Dina mengalami patah jari kanan," kata Perawat Ruang Bedah, Sugiyanto, Rabu (6/11/2019).

Ia menjelaskan, operasi patah tulang kedua pasien anak ini berhasil dilakukan dan masih belum diperbolehkan pulang.

"Besok kedua pasien anak (korban ambruknya atap SDN Gentong) ini masih kami observasi kesehatannya," ungkapnya.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Sedangkan untuk 4 siswa lainnya yaitu Aisyah, Nada, Kina, Zahra dimungkinkan diperbolehkan pulang pada Kamis (7/11/2019) esok.

Dipaparkan Sugiyanto, keempat pasien anak tersebut sebelumnya dilakukan observasi kepala pasca tertimpa atap ruangan kelas SDN Gentong.

"Setelah dilakukan observasi kepala, 4 pasien yakni Aisyah, Nada, Kina, Zahra diizinkan dokter untuk pulang karena kondisinya telah membaik," pungkasnya.

Atap bangunan kelas II B, II A, V B, V A, SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk dan menimpa guru dan murid yang sedang beraktifitas di dalam kelas sekitar pukul 08.15 Wib, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Atap Kelas SDN Curah Nongko 3 Jember Ambruk, Siswa Belajar di Ruang Mirip Gudang

Ambruknya atap sekolah ini menyebabkan dua orang tewas yaitu Irza Almira (8), murid kelas 2B asal Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo dan seorang guru yang saat itu berada di kelas 5A, Sevina Arsy Wijaya (19), warga Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Selain menyebabkan dua korban tewas, kejadian ini juga mengakibatkan 11 murid SDN Gentong Kota Pasuruan mengalami luka-luka.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.