Sabtu, 20 Jun 2026 16:32 WIB

Ibu Terduga Pembuang Bayi Laki-laki dalam Boks di Ngawi Diamankan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 05 Nov 2019 18:15 WIB
Warga melihat bayi dalam boks yang ditemukan di depan rumah warga di Ngawi
Warga melihat bayi dalam boks yang ditemukan di depan rumah warga di Ngawi

jatimnow.com - Pembuang bayi dalam boks yang ditemukan di depan rumah Muhammad Hafis Sukardi di Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan. Sang ibu bayi sudah dimintai keterangan oleh kepolisian.

Bayi laki-laki dalam kondisi sehat itu ditemukan hafis pada Sabtu (2/11/2019) subuh. Setelah melapor ke polisi, bayi laki-laki itu kemudian diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Ngawi untuk mendapat perawatan.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Sudah kita amankan, tapi kita bersama jajaran masih melakukan pendalaman," ujar Kapolsek Widodaren, AKP Munaji, Selasa (5/11/2019).

Meski begitu, lanjut Munaji, pihaknya harus melakukan tes DNA antara ibu dan bayi tersebut. Namun demikian, dari pemeriksaan saksi serta kondisi kesehatan terduga ibu biologis bayi tersebut, cocok dengan hasil penyelidikan.

Fakta lain yang didapat yaitu, Munaji dan timnya telah mengantongi adminstrasi kelahiran bayi dari salah satu rumah sakit di Sragen, Jawa Tengah.

Baca juga:  Warga Gending Ngawi Temukan Bayi Laki-laki dalam Boks

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Si ibu ini sudah kita periksa secara medis, hasilnya secara fisik ada tanda-tanda baru melahirkan," terang Munaji.

Namun Munaji masih belum bersedia membeberkan identitas ibu sang bayi tersebut, lantaran pemeriksaan masih berlangsung. Timnya juga masih fokus untuk menelisik adanya pelaku lain, temasuk ayah dari bayi itu.

"Tapi untuk penyimpulan perkara karena menyangkut anak, itu otoritasnya ada di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres (Ngawi). Ini akan segera kita limpahkan," beber Munaji.

Baca Juga: Bayi yang Ditemukan di Tulungagung Kini Berstatus Anak Negara

Hasil pemeriksaan sementara, sang ibu membuang bayi tersebut lantaran malu lantaran hamil diluar nikah. Bayi itu sengaja ditinggal di teras rumah Hafis karena dianggap sebagai pemuka agama dan disegani di kampung tersebut.

Bayi itu ditemukan Hafis setelah ia mendengar tangisan bayi tepat di depan rumahnya. Hafis pun terbangun dan bergegas keluar rumahnya dan mendapati boks. Setelah didekati, dalam boks itu itulah sang bayi menangis. Di dalam boks tersedia selimut, bedak hingga sabun bayi, bahkan susu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.