Kamis, 18 Jun 2026 13:24 WIB

Ungkap Misteri Wanita Tewas di Belakang Rumah, Polisi Olah TKP Ulang

Garis polisi yang terpasang di lokasi ditemukannya Suwati
Garis polisi yang terpasang di lokasi ditemukannya Suwati

jatimnow.com - Polisi kembali melakukan olah TKP untuk mengungkap misteri kematian Suwati (52), yang dinilai janggal.

Sejak pagi hingga siang, Polsek Glagah terlihat melakukan olah TKP di rumah korban dan menggali informasi dari tetangga dan saksi-saksi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Baca juga: 

"Sebenarnya kita sudah melaksanakan olah TKP kemarin. Ini kita olah TKP lanjutan. Barang kali ada hal-hal lain yang ditemukan sebagai petunjuk. Jadi olah TKP ini sudah yang ke sekian kali," ungkap Kapolsek Glagah, AKP Imron, Rabu (30/10/2019).

Mantan Kasatres Narkoba itu menegaskan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Penyebab kematian korban masih belum bisa dipastikan.

"Sementara ini kita berdoa semoga kasus ini bisa segera terungkap. Kematiannya ini karena apa dan dengan cara bagaimana. Mungkin itu yang bisa kami sampaikan," katanya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Hingga sejauh ini, kata Imron, pihaknya baru mengamankan baju yang dikenakan korban saat ditemukan. Melakukan pemeriksaan kepada dua orang saksi, hingga ada kejelasan.

"Saksi ini bisa siapapun. Pokoknya orang dekat yang berhubungan dengan korban, yang mengetahui. Setidaknya, mengetahui pada saat atau sesudah kejadian. Nanti kita mintai keterangan," sebutnya.

Di mata tetangga, korban dikenal sebagai sosok yang baik. Karena kerap membantu tetangganya. Namun, beredar kabar, bahwa Suwati, kerap cek cok dengan suaminya, Muhyi, sebelum kejadian itu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Saya dengar seperti itu (sering cek cok). Tapi saya sendiri tidak pernah melihat langsung. Saya cuma dengar-dengar dari tetangga. Soalnya saya sibuk kerja," kata seorang tetangga Suwati yang enggan disebutkan namanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.