Rabu, 17 Jun 2026 20:24 WIB

Pagelaran Wayang Kulit di PWNU Jatim, Ini Pesan Kiai Marzuki Mustamar

Kiai Marzuki menyerahkan gunungan wayang kulit kepada dalang Ki Sinarto
Kiai Marzuki menyerahkan gunungan wayang kulit kepada dalang Ki Sinarto

jatimnow.com - Pengurus Wilayah (PW) Lesbumi NU menggelar pertunjukan wayang kulit dalam memeriahkan Hari Santri 2019 mendapat apresiasi Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar.

Pagelaran wayang digelar di halaman parkir PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar Timur, Selasa (28/10/2019), menghadirkan dalang Ki Sinarto dengan lakon 'Sri Mulih'.

Baca Juga: Aniwayang Tembus Panggung Dunia, Sulap Wayang Jadi Hiburan Modern di Museum Nasional

Acara dimulai pukul 20.00 Wib diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon atau Ya Lal Wathon.

Pagelaran wayang berkat kerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur juga mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.

Kiai Marzuki mengingatkan dakwah Islam di Indonesia hingga berkembang pesat seperti sekarang ini, tidak lepas dari perjuangan wali songo.

Selama berjuang menyebarkan agama Islam di tanah nusantara ini, wali songo tidak mengabaikan kultur atau budaya yang berkembangan di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga: Kiai Asep Minta Pengurus NU Berbenah: Jangan Berebut Komisaris dan Keuntungan Tambang

"Wayang kulit sejak zaman wali songo telah dikenal sebagai seni yang digemari masyarakat. Karena di situlah, nilai-nilai ajaran Islam itu ditanamkan. Sekaligus, dalam pertunjukan Wayang Kulit yang dipelopori Sunan Kalijaga, menjadikan dakwah Islam bisa diterima dengan mudah oleh masyarakat," kata Kiai Marzuki.

Sebagai tanda dimulainya wayang kulit, Kiai Marzuki menyerahkan gunungan kepada dalang Ki Sinarto, dengan didampingi Wakil Ketua PWNU Jatim KH Reza Ahmad Zahid, Pengasuh Pesantren Mahrusyiyah Lirboyo Kediri, dan Ketua PW Lesbumi NU Jatim Ki Nonot Sukrasmono.

Selain itu, tampak hadir sejumlah lembaga dan badan otonom di lingkungan PWNU Jawa Timur. Sementara acara dipandu Cak Lupus Arboyo, yang juga aktivis Lesbumi NU Surabaya.

Baca Juga: Orientasi Unik di Ubaya, Mahasiswa Baru Susun Puzzle Wayang Raksasa

Dalam lakon 'Sri Mulih', dalang Ki Sinarto yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Pemprov Jawa Timur, menceritakan kisah perjalanan seorang tokoh perempuan menunjukkan kemampuan sebagai pribadi di tengah-tengah masyarakat yang terus berubah.

Sri Mulih mampu berjuang untuk memimpin di tengah masyarakatnya yang sedang membangun, dan membawa perubahan-perubahan ke arah perbaikan. 

Ki Sinarto menghadirkan gaya wayangan gagrag Surakarta, dan tetap memegang teguh pakem, tata cara permainan khas wayang kulit yang telah dikenal masyarakat.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.