Sabtu, 20 Jun 2026 20:19 WIB

Tuntut Perbaikan Jalan, Warga 3 Desa Segel TPA Segawe Tulungagung

Warga menyegel TPA Segawe tuntut perbaikan jalan
Warga menyegel TPA Segawe tuntut perbaikan jalan

jatimnow.com - Ratusan warga dari Desa Segawe, Desa Penjor dan Desa Gambiran, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, menyegel Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Selasa (29/10/2019).

Warga melarang truk pengangkut sampah untuk masuk TPA Segawe Tulungagung dan meminta pemerintah agar memperbaiki akses jalan menuju ke lokasi pembuangan yang mengalami rusak parah hingga mencapai 5 kilometer.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Suryani (42), salah seorang warga mengatakan mereka menuntut agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung memperbaiki kerusakan jalan yang terjadi sejak empat tahun lalu.

Menurutnya, akses jalan yang dilalui oleh truk pengangkut sampah ini merupakan jalur utama menuju tiga desa. Kondisi jalan mengalami rusak parah dan membuat warga yang melintas harus berhati hati.

"Banyak lubang di jalan yang sangat membahayakan dan akses ini merupakan jalur utama yang juga digunakan oleh warga," ujarnya.

Menurut Suryani selama ini warga juga mengeluhkan aroma tidak sedap yang muncul dari lokasi pembungan sampah. Aroma tersebut semakin menyengat saat musim penghujan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Warga selama ini tidak mempermasalahkan keberadaan TPA ini. Namun mereka berharap pemerintah mau memperbaiki akses jalan yang rusak. Kondisi jalan ini diperkirakan akan semakin parah saat hujan.

"Sebentar lagi akan masuk musim hujan untuk itu kami minta pemerintah memperbaiki akses jalan rusak ini," pintanya.

Penyegelan TPA ini masih akan dilakukan oleh warga hingga mereka mendapat jawaban pasti dari pemerintah, terkait pembangunan jalan tersebut.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Mereka berharap perbaikan jalan dilakukan sebelum musim hujan agar dan tidak membahayakan warga yang melintas.

"Yang kami minta cuma satu saja, yaitu perbaiki jalan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.