Minggu, 21 Jun 2026 01:17 WIB

Nobar Film Susi Susanti, Polisi Ajak Pemuda Trenggalek Harumkan Bangsa

Nonton bareng film Susi Susanti di Trenggalek
Nonton bareng film Susi Susanti di Trenggalek

jatimnow.com - Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 91, Polres Trenggalek mengajak para pemuda menonton bareng (nobar) film Susi Susanti - Love All di bioskop.

Sejumlah forkopimda termasuk Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin hadir dalam acara nobar tersebut.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

Mereka berbaur dengan para pemuda yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa, serta beberapa atlet yang telah mengharumkan nama Trenggalek.

Kapolres Trenggalek, AKBP Calvin Jean Simanjuntak mengatakan kegiatan nobar ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme pada diri pemuda.

Telebih film yang dipilih yakni Susi Susanti - Love All berkisah tentang perjuangan legenda pemain bulu tangkis wanita, yang berjuang untuk mengharumkan nama bangsa di pentas internasional.

"Kami sengaja mengajak para pemuda untuk menyaksikan langsung bagaimana perjuangan Susi Susanti. Ini yang bisa dicontoh oleh pemuda saat ini," ujarnya, Senin (28/10/2019).

Selama 1,5 jam, para pemuda menyaksikan film yang berkisah tentang perjuangan Susi Susanti, ditengah isu diskriminasi pada era orde baru.

Baca Juga: Video Penganiayaan Perempuan di Trenggalek Viral, Ini Kata Polisi

Dalam film tersebut digambarkan beratnya perjuangan yang dilakukan oleh peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 ini, untuk mengharumkan nama bangsa.

Meskipun berbagai ujian mendera, namun tekad Susi Susanti tidak pernah luntur.

"Semangat juangnya sangat luar biasa, ini harus menjadi teladan bagi pemuda," tuturnya.

Baca Juga: Polres Trenggalek Tangkap Tersangka Penipuan Bermodus Pencairan Modal Dari Bank

Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin mengatakan film ini banyak memberikan contoh positif kepada pemuda.

Apapun pilihan profesi yang dipilih pemuda, diharapkan mempunyai semangat yang sama dengan Susi Susanti. Meskipun mendapatkan diskriminasi, namun niat untuk mengharumkan nama bangsa tetap terjaga.

"Sangat bagus mempunyai banyak nilai yang bisa dipelajari oleh pemuda," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.