Rabu, 17 Jun 2026 11:52 WIB

Bupati Ipin: Tidak Keren, Warga Trenggalek Datang ke Tempat Pelayanan

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Trenggalek
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Trenggalek

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin menyebut sudah tidak keren lagi bila dalam pelayanan masyarakat, pemohonnya masih harus datang.

Akan menjadi luar biasa bila itu semua bisa dilakukan dirumah dengan mengakses internet.

Baca Juga: Hadiri Sarasehan, Pemkab Trenggalek Mengkaji Penerbitan Obligasi Daerah

Pernyataan tersebut disampaikan Mas Ipin dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019 di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (28/10/2019).



"Satu hal setelah Pak Presiden Joko Widodo dilantik, beliau menginginkan inovasi menjadi sebuah budaya," kata suami Novita Hardini ini untuk memacu jajarannya bekerja lebih baik lagi.

Bupati termuda ini juga meminta agar ASN di Kabupaten Trenggalek untuk tidak berhenti berinovasi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak ikut berpartisipasi dalam festival inovasi di Bulan November nanti.

"Sudah saatnya kita menuju pada birokrasi 3.0 atau 4.0, dimana pemerintahan dinamis mampu menjalankan pola pembangunan yang kolaboratif. Bukan lagi birokrasi sepertì yang kita lakukan saat ini 1.0 atau 2.0 dimana peforma birokrasi yang tergantung reward dan punishment," terang Bupati Trenggalek ini.

Baca Juga: Bupati Trenggalek Serahkan SK Pensiun kepada 90 PNS

"Dalam birokrasi 4.0 sudah tidak keren lagi kalau masyarakat mengakses pelayanan harus datang ke sentral pelayanan. Semua ini bisa dilakukan dirumah dan semoga kedepan kita bisa mewujudkan ini," lanjutnya.

Dalam kesempatan Peringatan Sumpah Pemuda tersebut, bapak tiga anak ini juga menyinggung mengenai bonus demografi 100 tahun Indonesia merdeka.

Baca Juga: Inflasi di Trenggalek 2,53 Persen, Mas Ipin Gunakan Pendekatan Ekologi

Dimana bangsa ini harus siap menyambut bonus demografi dengan mentransformasi generasi emas kita dengan pengetahuan dan tekhnologi serta karakter yang positif.

"Semoga kita bisa meroket bersama nantinya," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.