Selasa, 23 Jun 2026 01:27 WIB

Di Forum Kolaborasi Traveloka, Bupati Anas Pamer Pariwisata Banyuwangi

  • Penulis :
  • | Selasa, 24 Apr 2018 17:46 WIB
Bupati Anas ketika di Forum  Kolaborasi Traveloka.
Bupati Anas ketika di Forum Kolaborasi Traveloka.

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan pengembangan pariwisata Banyuwangi di forum kolaborasi pelaku wisata yang difasilitasi Traveloka, perusahaan penyedia akomodasi dan atraksi pariwisata berbasis online, di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Forum kolaborasi itu diikuti sejumlah komunitas dan pelaku pariwisata, seperti Backpacker Indonesia, Other Side Bike Trip, Wanderlust Indonesia, Tamasyeah, 7 Summit Indonesia, Gofaraway, dan Infonesia Trip.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain itu, ada Wisata Sekolah, Travacello, Eskepis, Whatever Indonesia, Indogenous, dan masih banyak lagi.

“Momen seperti ini menjadi kesempatan bagi Banyuwangi untuk mendapat perhatian dari komunitas dan para pelaku pariwisata. Bisa muncul kolaborasi-kolaborasi, sehingga terbentuk ekosistem yang baik untuk semakin mengembangkan pariwisata daerah,” ujar Anas.

Anas menambahkan, pemasaran pariwisata yang tersegmentasi ke komunitas sangat efektif untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Pemasaran berbasis komunitas menjadi pilihan yang tepat di tengah maraknya persaingan antardaerah dalam mendatangkan wisatawan.

“Dengan ini kita sekaligus mengajak anggota-anggota komunitas itu untuk berlibur ke Banyuwangi. Seperti Backpacker Indonesia yang punya jejaring kuat ke kalangan backpacker, saya sampaikan bagaimana homestay-homestay di Banyuwangi yang sesuai dengan segmen komunitas itu,” ujar Anas.

Anas menambahkan, Banyuwangi senang bisa terlibat di forum kolaborasi pelaku wisata yang digagas Traveloka.

“Forum kolaborasi seperti ini adalah jawaban bagi peningkatan kinerja sektor pariwisata Indonesia, semua bahu-membahu dan berbagi ide. Inilah kaki-kaki bagi terwujudnya Indonesia Incorporated di sektor wisata sebagaimana sukses dibangun oleh Menteri Pariwisata Pak Arief Yahya,” papar Anas.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Dalam kesempatan itu, selain memaparkan beragam destinasi dan atraksi pariwisata di Banyuwangi, Anas juga menyampaikan sejumlah konsep pengembangan wisata. Di antaranya pelibatan berbagai komunitas lokal dalam menggarap festival seni-budaya dan penciptaan destinasi wisata baru. 

“Bagi Banyuwangi, pariwisata bukan cuma urusan mendatangkan wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal, tapi juga bagian dari konsolidasi pembangunan infrastruktur dan penguatan budaya,” paparnya.

Anas menambahkan, ekonomi Banyuwangi terus bergeliat antara lain ditopang oleh pariwisata. Kemiskinan berhasil diturunkan ke level 8,6 persen dari sebelumnya selalu di atas dua digit.

Pendapatan per kapita warga juga melonjak menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun dibanding awalnya Rp 20,8 juta.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Adapun jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi sendiri terus meningkat tiap tahunnya. Pada 2017 jumlahnya mencapai 188.949 orang, atau melonjak 67 persen dibandingkan 2016 sebanyak 113.153 penumpang.

Dalam periode Januari-Maret 2018, jumlah penumpang melonjak 143 persen dibanding periode Januari-Maret 2017.

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.