Senin, 15 Jun 2026 02:55 WIB

Pemosting Video Kucing Diberi Cairan Diduga Miras Dilaporkan ke Polisi

Anggota komunitas kucing laporkan akun Ahmad Azam di Polres Tulungagung
Anggota komunitas kucing laporkan akun Ahmad Azam di Polres Tulungagung

jatimnow.com - Puluhan anggota komunitas pecinta kucing dari beberapa daerah datang ke Polres Tulungagung untuk melaporkan video penyiksaan hewan yang diunggah akun instagram Ahmad Azam (22), warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang.

Koordinator Pecinta Kucing, Bayu Gilang mengatakan mereka berasal dari berbagai komunitas dari Tulungagung, Kediri dan Yogyakarta.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Baca juga: 

Mereka mengaku prihatin dan marah atas perlakuan pelaku terhadap kucing. Menurutnya kucing merupakan hewan yang harus disayangi dan diperlakukan dengan baik.

"Dalam video yang viral itu jelas bentuk penyiksaan terhadap kucing dan itu membuat kami marah," ujarnya, Jumat (18/10/2019).

Meskipun pelaku mengaku bahwa air yang diminumkannya bukanlah minuman keras (miras) jenis ciu, serta dugaan kucing mengalami keracunan namun mereka melihat ada kejanggalan.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Diantaranya jenis kucing yang ada dalam video tersebut bukan kucing biasa namun diduga jenis Persia. Menurutnya meskipun tidak dirawat, namun jenis kucing ini tidak tertarik dengan tikus dan perlakuan pelaku terhadap hewan ini juga dinilai penyiksaan.

"Kalau hendak menolong kenapa tidak dibawa ke dokter hewan. Saya tahu di Tulungagung sudah banyak dokter hewan yang membuka praktek," ujarnya.

Dalam pelaporan ini, mereka juga akan menggunakan jasa pengacara untuk mengawal kasus tersebut. Sejumlah pasal sudah disiapkan diantaranya UU ITE karena postingan pelaku dianggap telah meresahkan banyak masyarakat terutama kalangan pecinta kucing.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Mereka berharap polisi bisa memberikan efek jera terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kita berharap ada efek jera yang diberikan oleh polisi ke pelaku dan tidak cukup hanya meminta maaf saja," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.