Kamis, 18 Jun 2026 12:01 WIB

Suami Pembakar Istri di Kamar Kos Menangis, Pelaku: Saya Menyesal

Tersangka pembakar istirnya sendiri mengaku menyesal atas perbuatannya
Tersangka pembakar istirnya sendiri mengaku menyesal atas perbuatannya

jatimnow.com - Maspuriyanto atau Purianto (47), suami yang membakar istrinya Putri Narulita di kamar kos Jalan Ketintang Baru IIA No 3A, Surabaya hanya bisa menyesal atas tindakannya tersebut.

Saat di rilis di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (17/10/2019), pria yang kesehariannya berdagang itu hanya menangis di hadapan polisi dan mengaku menyesal atas perbuatannya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Baca juga:  

Menurutnya, pada Selasa (15/10/2019) siang itu dia berencana hanya ingin menakut-nakuti istrinya yang meminta cerai.

Saat itu dirinya membawa satu plastik bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan sebuah korek di tangannya.

"Cuma menakut-nakuti. Tapi karena tersenggol, Pertalite tumpah dan pematik pun nyala sehingga terbakar," ujarnya.

Ia membenarkan jika saat istrinya terbakar tersebut terjadi di depan anaknya yang baru berusia 2 tahun.

"Iya posisi anak ada di dalam kamar juga, tapi tidak kena (api), selamat. Sempat saya gendong keluar kamar. Saya menyesal, saya minta maaf," imbuhnya sambil menahan isak tangis.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus M Simarmata mengatakan penangkapan tersangka berkat kerjasama antara Polrestabes Surabaya dan Polres Rembang.

Saat itu tersangka sengaja melarikan diri dan tertangkap saat berencana berganti kendaraan umum.

"Pelaku kabur setelah istrinya terbakar. Tersangka sudah diamankan pada Rabu (16/10/2019) malam tadi, berkat kerjasama Polres Rembang dan Polrestabes Surabaya," ujar Leo.

Tersangka Maspuryanto tertangkap, saat turun dari bis di daerah Lasem, berganti kendaraan umum akan pulang ke Pati.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Ditangkap saat turun dari bis, turun Lasem, (berencana) ke Pati," ujarnya.

Menurut Leo, Putri mengalami luka bakar di tubuhnya sebanyak 50 persen, berbeda dengan ucapan Humas RSUD Dr Soetomo Surabaya, Dr Pesta Parulian, korban hanya luka bakar 16 persen.

"Korban mengalami luka bakar sebesar 50 persen di beberapa bagian tubuhnya," ujar Leo.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.