Kamis, 11 Jun 2026 22:26 WIB

Cegah Longsor, Pemkab Trenggalek Berencana Tanam Bambu dan Beringin

Bupati Nur Arifin menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantab Brata Semeru tahun 2019 di Mapolres Trenggalek
Bupati Nur Arifin menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantab Brata Semeru tahun 2019 di Mapolres Trenggalek

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berencana menanam bambu dan pohon beringin di musim penghujan nanti. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan sumber mata air yang ada, sekaligus upaya menanggulangi bencana longsor.

Wacana itu diungkapkan Bupati Nur Arifin setelah menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantab Brata Semeru tahun 2019 di Mapolres Trenggalek, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Bupati Nur Arifin menyebut, penanaman bambu dan beringin akan dilakukan di daerah yang dialiri sungai. Hal itu untuk mencegah terjadinya bencana longsor, yang sering terjadi saat memasuki musim penghujan.

"Kita akan lakukan antisipasi dengan menanam rumpun bambu dan beringin di daerah kritis saat musim penghujan. Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan warga di daerah hutan yang kesulitan pupuk dan bibitnya sudah ada," ujar Bupati Nur Arifin, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan, dalam apel gelar pasukan ini mereka juga melakukan pengecekan personil terkait persiapan penangulangan bencana. Sebab wilayah Trenggalek dianggap sangat rawan bencana banjir maupun longsor saat musim penghujan.

"Forkompimda Trenggalek telah melakukan pengecekan kesiapan anggota personel gabungan sekaligus kesiapsiagaan penanggulangan bencana, baik secara personel maupun sarana dan prasarana menghadapi musim pancaroba," tambahnya.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Polisi terlibat aktif dalam berbagai penanganan bencana di Trenggalek. Mereka juga ikut menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah daerah yang terkena bencana kekeringan. Dari`data terakhir, terdapat 47 desa di Trenggalek yang mengalami krisi air bersih.

"Saat ini kami memang fokus terhadap bencana tersebut, agar ada sinkronisasi antara tangki yang kita miliki dan PDAM sehingga pendistribusian air bisa tepat sasaran," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.