Kamis, 18 Jun 2026 05:47 WIB

Bongkar Peredaran Sabu Jaringan Madura, 6 Pelaku Diamankan di Surabaya

Narkoba jaringan Madura dibongkar Satreskoba Polrestabes Surabaya
Narkoba jaringan Madura dibongkar Satreskoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Satreskoba Polrestabes Surabaya membongkar narkoba jaringan Madura. Tiga pengguna, dua kurir dan seorang bandar diamankan.

Dari keenam tersangka, polisi menyita barang bukti (bb) narkoba jenis sabu seberat 1,1 gram, timbangan elektrik, bong, dan uang Rp 900 ribu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Keenam tersangka yang diamankan masing-masing bernama Rizky Bagus (22), Ardika (22) dan Rudi S (22). Ketiganya warga Surabaya yang merupakan pengguna.

Sementara dua kurir bernama Abdullah (18) dan Ridwan (19). Sedangkan sang bandar bernama Fandi Ahmad (28) warga Madura.

"Keenam tersangka kami amankan di tempat berbeda. Awalnya kami menangkap tiga pengguna, lalu dua kurir, kemudian akhirnya bandarnya," sebut Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu I Made G Sutayana, Rabu (16/10/2019).

Ia mengatakan, ketiga pengguna diamankan saat pesta sabu di sebuah rumah di kawasan Bulak Banteng Surabaya. Ketiganya kemudian dikeler untuk menangkap kurir yang meranjau sabu ke mereka.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Tidak memakan waktu lama, dua kurir berhasil diamankan. Setelah menangkap kurir, Made dan anak buahnya kembali mengembangkan untuk memburu sang bandar.

"Bandarnya kami pancing dengan kurir ini. Awalnya gagal, terus kami pancing lagi dengan under cover. Di situlah si bandar baru muncul, dan langsung kami sergap," jelasnya.

Tersangka Fandi, sang bandar, saat dirilis di Mapolrestabes Surabaya mengaku bahwa bukan dia saja yang selama ini menyuplai sabu ke tiga pengguna yang diamankan bersamanya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Ia menyebut, masih ada yang di atasnya lagi atau bandar lain yang mengendalikan dia. Bandar itu, menurutnya ada di Pulau Madura, yang biasa ia sebut dengan panggilan Jon.

"Saya dapat (narkoba) itu ya dari dia (Jon). Ada di Madura atau temen-temen lain menyebut kawasan Keraton. Sudah setahun ini kerja gini (edarkan narkoba)," kata Fandi.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.