Kamis, 18 Jun 2026 04:52 WIB

Diteror di Media Sosial, Ketua Jemaah Salawatan Diperas Rp 50 Juta

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 16 Okt 2019 16:15 WIB
Pelaku diamankan di Polres Blitar Kota
Pelaku diamankan di Polres Blitar Kota

jatimnow.com - Riski (22), seorang pemuda asal Desa Jeruk, Kalidawir, Kabupaten Tulungagung diciduk Satreskrim Polres Blitar Kota.

Ia dilaporkan ke polisi setelah terus menerus meneror Achmad Suntoko (59) warga Desa Kebonduren, Ponggok, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Riski dan korban sebelumnya saling kenal. Riski merupakan bagian jamaah salawatan yang dipimpin oleh korban.

Kasus ini dipicu lantaran pelaku sakit hati dijewer oleh korban soal status di media sosial (medsos) Facebook.

"Pelaku mengancam korban dengan akun Facebook palsu. Hampir setiap hari meneror korban dan berujung pada pemerasan," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Rabu (16/10/2019).

Dari pemeriksaan, diketahui Riski mempunyai enam akun Facebook. Akun tersebut dipakainya meneror korban hingga terganggu saat pelaku mulai mengancam akan membunuhnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah mengamankan salinan layar atau screenshoot, korban meminta bantuan keponakannya untuk melacak pemilik akun palsu. Korban lalu memberikan penawaran ganti rugi kepada Riski.

Awalnya Riski meminta uang Rp 50 juta. Namun karena tidak memiliki uang, korban memberikan sepeda motor Ninja 250 cc. Keduanya berjanjian untuk bertemu.

"Kemudian setelah pelaku membawa barang bukti berupa sepeda motor, kami langsung tangkap dan kami amankan ke Mapolres Blitar Kota," ujarnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Oleh polisi, Riski dijerat dengan pasal 369 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Sementara itu menurut keterangan Riski, ia tidak terima dijewer korban soal postingan di Facebook.

Korban mengingatkan Riski karena dirinya sering membuat unggahan yang dinilai kurang pantas.

"Ada enam akun yang lima itu samaran. Saya nggak terima karena dijewer," kata pemuda lulusan SMA tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.