Selasa, 16 Jun 2026 01:28 WIB

Gerebek Pesta Pil Double L di Kandang Ayam, 2 Pengedar Ditangkap

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 14 Okt 2019 15:27 WIB
Ribuan pil double L diamankan dari dua pengedar di Blitar
Ribuan pil double L diamankan dari dua pengedar di Blitar

jatimnow.com - Dua pengedar obat keras berbahaya (Okerbaya) atau pil double L ditangkap Satresnarkoba Polres Blitar Kota.

Kedua pengedar itu adalah Guntur Pamungkas alias Emon (21) asal Kecamatan Ngancar, Kediri dan Hendri Bayu Saputra alias Kunting (21) warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

Penangkapan kedua pengedar berawal polisi menerima informasi adanya pesta okerbaya yang dilakukan segerombolan pemuda di sebuah kandang ayam di wilayah Ringin anyar, Kecamatan Ponggok.

"Dari kandang ayam itu kemudian kita lakukan pengembangan dan kami tangkap dua pengedar pil double L ini. Kami datang ke rumah Guntur dan dikembangkan, ternyata barang tersebut didapatkan dari Hendri," kata Kasatnakoba Polres Blitar Kota, AKP Imron, Senin (14/10/2019).

Dari Emon maupun Hendri, polisi mengamankan total enam plastik okerbaya siap edar dengan jumlah 950 butir tiap kemasan dan 124 pil siap edar dan sebuah handphone (hp). Total okerbaya yang diamankan dari dua pemuda pengangguran tersebut berjumlah 5824 butir.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Metode transaksi yang dilakukan juga bermacam-macam termasuk transfer antar bank. Kemudian barang yang dipesan diserahkan dengan sistem ranjau.

Kartu ATM dan sebuah sepeda motor yang dipakai para pengedar untuk menjajakan okerbaya tersebut. Kini, kedua pemuda itu mendekam di tahanan Mapolres Blitar Kota untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Kedua pemuda tersebut dijerat dengan Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI No 36 th 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

"Kita masih cari bandarnya. Karena saat kita lakukan pengembangan, bandarnya berhasil melarikan diri," pungkas Imron.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.