Jumat, 19 Jun 2026 03:25 WIB

Ojol & Opang di Banyuwangi Berseteru Akibat Titik Jemput Penumpang KA

Para ojol dan opang di Rogojampi, Banyuwangi berseteru akibat titik penjemputan penumpang kereta api
Para ojol dan opang di Rogojampi, Banyuwangi berseteru akibat titik penjemputan penumpang kereta api

jatimnow.com - Perseteruan antara para pengemudi ojek online atau ojol dan ojek pangkalan atau opang terjadi di Rogojampi, Banyuwangi, Jumat (11/10/2019). Pemicu perseteruan itu disebut terkait titik penjemputan penumpang kereta api (KA).

Meskipun tidak ada gejolak berarti dalam perseteruan tersebut, dalam pertemuan kedua pihak yang berlangsung di markas opang yang berada di Stasiun Rogojampi, sempat diwarnai adu mulut.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Mediasi antara ojol dan opang itu difasilitasi sejumlah aparat kepolisian serta dari Komando Rayon Militer (Koramil) Rogojampi serta Kepala Dusun Krejengan II, Desa Rogojampi, Slamet Priharika.

Setelah pertemuan, Slamet mengatakan bahwa akar permasalahan antara opang yang mangkal di Stasiun Rogojampi dengan ojol itu adalah tentang masalah penjemputan penumpang pengguna jasa kereta.

Pascapertemuan itu, lanjut Slamet, seluruh opang termasuk tukang becak akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk membuat draft yang nantinya dapat disepakati bersama kedua belah pihak.

Mediasi antara ojol dan opang difasilitasi kepolisian, anggota koramil dan perangkat desa setempatMediasi antara ojol dan opang difasilitasi kepolisian, anggota koramil dan perangkat desa setempat

"Setelah sama-sama buat draft, nanti dijadikan satu. Nanti yang nggak cocok dicoret hingga mengerucut menjadi kesepakatan," jelas Slamet di lokasi mediasi.

Baca Juga: BBM Gratis untuk 150 Ojol Warnai HUT Surabaya ke-733

Dalam mediasi, meski sempat terjadi saling adu mulut lantaran mempertahankan argumennya masing-masing, tapi mediasi berjalan aman tidak sampai adu fisik.

"Tadi kita ketemu. Tapi yang namanya ini masalah 'perut', pasti ada gep-gep (jarak) lah. Harapan saya dengan pertemuan ini, ke depannya bisa clear, berjalan dengan lancar dan tidak ada gep lagi," harapnya.

Sementara itu, perwakilan dari ojol, Irwan Dwi Sugiono mengaku bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan tertulis yang telah dibuat antara perwakilan opang dengan ojol. Bahkan dalam kesepakatan tertulis itu diketahui pihak Polsek Rogojampi.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bagikan Bantuan BBM dan Sembako ke 160 Ojol di Malang

"Sebelumnya ada kesepakatan, pertama waktu HUT Lantas di Polsek (Rogojampi). Yang kedua di Bulan Februari 2019 lalu dan ada 12 poin. Tapi termentahkan gara-gara ketua opang sudah ganti," tutur Irwan.

Irwan mewakili paguyuban ojol yang beroperasi di wilayah Rogojampi akan menaati kesepakatan secara tertulis yang dibuat kedua belah pihak.

"Dari pihak (ojek) online dari pertama sudah melaksanakan perjanjian yang dibuat sebelumnya. Dan online akan selalu menaati aturan yang ada," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.