Rampas Motor Guru SD di Pasuruan, Begal Bersenjata Celurit Ditembak
- Penulis : Moch Rois
- | Jumat, 11 Okt 2019 16:15 WIB
jatimnow.com - Seorang begal perampas motor guru sekolah dasar (SD) di Pasuruan, dibekuk polisi. Begal bernama Abdul Imam (23), warga Dusun Sumber Topeng, Desa Ndawe, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu ditembak lantaran melawan saat ditangkap.
Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan, pembegalan tersebut terjadi 2 Oktober 2019. Saat itu, korban Sariyati (42) pulang dari mengajar di SDN Wates II Kecamatan Grati dengan mengendarai motor melewati jalan desa yang menghubungkan Dusun Plalaan dengan Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
"Korban dibuntuti pelaku dan langsung dipepet. Pelaku merampas motor Honda Beat milik korban," terang Endy, Jumat (11/10/2019).
Saat itu, pelaku Imam beraksi bersama S yang saat ini masih diburu Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota. Pelaku Imam berperan sebagai eksekutor dengan mengacungkan celurit ke arah korban agar menyerahkan motornya.
"Pelaku mengancam akan membacok korban. Karena korban takut, terpaksa menyerahkan motornya. Selain itu pelaku juga merampas tas korban, lalu membawanya kabur," beber Endy.
Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya
Diketahui, tas korban saat itu berisi surat kendaraan bermotor dan kartu uji kompetensi guru serta ponsel dan uang. Setelah dibegal, korban terpaksa jalan kaki kembali ke sekolah untuk meminta pertolongan. Setelah itu, korban melapor ke Polsek Lekok
Setelah mendapat laporan, Tim Unit Reskrim Polsek Lekok melakukan penyelidikan hingga salah satu pelaku, yaitu Imam, teridentifikasi. Setelah ditemukan keberadaannya, tim ini menyergap pelaku Imam saat hendak pulang ke rumahnya. Lantaran melawan saat ditangkap, tim ini terpaksa menembak kaki Imam.
Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas
Sejumlah barang bukti mulai dari celurit, pisau hingga handphone diduga hasil rampasan disita dari pelaku Imam. Ia saat ini sudah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Lekok.
"Anggota Unit Reskrim Polsek Lekok masih memburu satu pelaku yang belum tertangkap," tandas Endy.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-20323-rampas-motor-guru-sd-di-pasuruan-begal-bersenjata-celurit-ditembak