Selasa, 16 Jun 2026 00:09 WIB

Rampas Motor Guru SD di Pasuruan, Begal Bersenjata Celurit Ditembak

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 11 Okt 2019 16:15 WIB
Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota menembak begal motor milik guru SD
Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota menembak begal motor milik guru SD

jatimnow.com - Seorang begal perampas motor guru sekolah dasar (SD) di Pasuruan, dibekuk polisi. Begal bernama Abdul Imam (23), warga Dusun Sumber Topeng, Desa Ndawe, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu ditembak lantaran melawan saat ditangkap.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto menjelaskan, pembegalan tersebut terjadi 2 Oktober 2019. Saat itu, korban Sariyati (42) pulang dari mengajar di SDN Wates II Kecamatan Grati dengan mengendarai motor melewati jalan desa yang menghubungkan Dusun Plalaan dengan Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Korban dibuntuti pelaku dan langsung dipepet. Pelaku merampas motor Honda Beat milik korban," terang Endy, Jumat (11/10/2019).

Saat itu, pelaku Imam beraksi bersama S yang saat ini masih diburu Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota. Pelaku Imam berperan sebagai eksekutor dengan mengacungkan celurit ke arah korban agar menyerahkan motornya.

"Pelaku mengancam akan membacok korban. Karena korban takut, terpaksa menyerahkan motornya. Selain itu pelaku juga merampas tas korban, lalu membawanya kabur," beber Endy.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Diketahui, tas korban saat itu berisi surat kendaraan bermotor dan kartu uji kompetensi guru serta ponsel dan uang. Setelah dibegal, korban terpaksa jalan kaki kembali ke sekolah untuk meminta pertolongan. Setelah itu, korban melapor ke Polsek Lekok

Setelah mendapat laporan, Tim Unit Reskrim Polsek Lekok melakukan penyelidikan hingga salah satu pelaku, yaitu Imam, teridentifikasi. Setelah ditemukan keberadaannya, tim ini menyergap pelaku Imam saat hendak pulang ke rumahnya. Lantaran melawan saat ditangkap, tim ini terpaksa menembak kaki Imam.

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

Sejumlah barang bukti mulai dari celurit, pisau hingga handphone diduga hasil rampasan disita dari pelaku Imam. Ia saat ini sudah dijebloskan ke sel tahanan Polsek Lekok.

"Anggota Unit Reskrim Polsek Lekok masih memburu satu pelaku yang belum tertangkap," tandas Endy.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.