Jumat, 19 Jun 2026 01:34 WIB

Letak Kepala Kala di Situs Candi Gedog Kota Blitar Sisakan Misteri

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 11 Okt 2019 15:18 WIB
Tim Arkeolog BPCB Trowulan melakukan ekskavasi tahap awal di Situs Candi Gedog, Kota Blitar
Tim Arkeolog BPCB Trowulan melakukan ekskavasi tahap awal di Situs Candi Gedog, Kota Blitar

jatimnow.com - Hari kelima tahap awal penggalian atau ekskavasi di Situs Candi Gedog, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan sudah menemukan berbagai temuan data arkeologis.

Dari ekskavasi yang sudah dilakukan sejak Senin (7/10/2019) dan berakhir hari ini, Jumat (11/10/2019), tim menemukan tiga sudut pagar bangunan candi.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Sudut pagar candi berada pada arah tenggara, barat daya dan barat laut. Tim saat ini tengah mencari sudut keempat yang berada di titik timur laut termasuk mengecek lokasi kepala Kala di sisi selatan.

"Hari ini kita juga mencari (sudut) yang keempat di arah timur laut. Hari kelima ini kami juga mencoba untuk melihat potensi di sisi selatan tempat ditemukannya kepala Kala. Apakah di situ ada sebuah struktur terkait kepala Kala atau tidak," kata Ketua Tim Ekskavasi BPCB Trowulan, Nugroho Harjo Lukito.

Baca juga: 

Kata Nugroho, jika tidak ada bangunan yang terkait dengan lokasi kepala Kala, arkeolog merekomendasikan untuk memindahkannya ke dekat dua kepala Kala lain yang berada di sekitar candi utama.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Nugroho menjelaskan, pagar yang telah ditemukan oleh tim eskavasi disebut sebagai pembatas antara lingkungan sakral dengan wilayah provan di luar candi. Pagar yang telah ditemukan memiliki luas 28 x 30 meter. Meski begitu, belum bisa diperkirakan seberapa luas bangunan utama candi yang saat ini masih terpendam.

"Kalau untuk candinya belum (penampakan candi). Tapi kami sudah menemukan titik yang kita duga keletakan candi. Itu nanti yang akan kita tuntaskan pada ekskavasi selanjutnya," ujar Nugroho.

Selain pagar, tim sudah menemukan beberapa artefak lepas tak signifikan seperti gandik atau alu kecil serta pecahan gerabah era Majapahit yang dipakai untuk keperluan ritual. Nugroho berharap pada Pemkot Blitar, agar temuan kecil tersebut disimpan dalam sebuah tempat khusus.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Ia menambahkan, hasil dari ekskavasi awal ini akan dikoordinasikan dengan Pemkot Blitar. Nugroho juga meminta agar pemerintah proaktif dalam upaya pelestarian cagar budaya.

"Ini baru awal, tahap survei, tapi sudah bisa menunjukan adanya potensi candi yang terpendam di bawah tanah yang dibuktikan dengan pagar. Kalau memang benar, jadi sebuah kekayaan baru di Kota Blitar. Kita berharap proaktif pemkot dalam pelestarian cagar budaya di situs Gedog," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.