Selasa, 16 Jun 2026 19:30 WIB

Keren, SMK di Tulungagung ini Pilih Ketua OSIS dengan e-Voting

Sistem e-Voting dalam pemilihan Ketua Osis SMKN 1 Boyolangu, Tulungagung
Sistem e-Voting dalam pemilihan Ketua Osis SMKN 1 Boyolangu, Tulungagung

jatimnow.com - Ada yang berbeda dengan pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS di SMKN 1 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Proses pemilihan tersebut tidak menggunakan kertas surat suara seperti pada umumnya, melainkan menggunakan e-Voting melalui website.

Sistem e-Voting melalui website tersebut merupakan karya para siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMKN tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Clarisa Arda, salah seorang siswa di sekolah tersebut mengaku sudah dua kali mengikuti pemilihan Ketua OSIS dengan menggunakan sistem e-Voting. Menurutnya, sistem tersebut sangat simpel dan mudah. Siswa tidak perlu repot untuk melipat surat suara dan tinggal masuk dalam sistem menggunakan username dan pasword khusus.

"Setelah itu muncul foto calon kandidat beserta visi misi dan kita tinggal memilihnya," ujar Clarisa, Jumat (11/10/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Eri Susana, Ketua Panitia Pemilihan Ketua OSIS menyebut, sistem e-Voting ini sudah digunakan sejak empat tahun lalu. Membutuhkan waktu satu bulan untuk mempersiapkan proses pemilihan kali ini. Mereka mulai membuat website untuk kebutuhan e-Voting yang dikerjakan sendiri oleh siswa jurusan RPL.

"Sistem keamanan yang digunakan juga berlapis sehingga website e-Voting ini aman dari serangan hacker. Siswa juga tidak bisa memilih dua kali karena username dan pasword yang kita berikan berbeda setiap siswanya," papar Eri.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara, Pembimbing OSIS SMKN 1 Boyolangu Junaedi menambahkan, sekolah menyiapkan sebanyak 17 unit laptop untuk pemilihan tersebut. Satu laptop dipakai untuk server, satu lainnya untuk menampilkan perolehan suara dan 15 sisanya untuk digunakan memilih. Sistem e-Voting ini rencananya akan dikembangkan lagi, dengan berbasis android sehingga siswa bisa menggunakan hak pilihnya melalui gawai masing masing.

"Jadi mereka tidak perlu antri lagi dan bisa membuka gawainya untuk memilih," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.