Jumat, 12 Jun 2026 19:58 WIB

Ritual Jelang Ekskavasi Situs Candi Gedog Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 07 Okt 2019 18:12 WIB
Pelaksanaan kenduri jelang survei eskavasi Situs Candi Gedog
Pelaksanaan kenduri jelang survei eskavasi Situs Candi Gedog

jatimnow.com - Warga Kelurahan Gedog, Kota Blitar melakukan ritual di Situs Candi Gedog jelang pelaksanaan tahapan survei ekskavasi oleh Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan.

"Sesuai adat kita, sebelum tahapan survei ekskavasi ini dilakukan harus diawali dengan ritual kenduri. Harapannya agar rencana kita dalam rangka penyelamatan situs Candi Gedog berjalan lancar," kata Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono, Senin (7/10/2019).

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Selain warga, kenduri itu juga diikuti oleh Pemkot Blitar dan sejumlah arkeolog dari BPCB Trowulan. Sesuai jadwal, BPCB Trowulan mulai melakukan survei ekskavasi yang berlangsung mulai hari ini hingga Jumat (11/10) mendatang.

Selama lima hari itu, BPCB akan meneliti sejumlah titik ditemukannya beberapa struktur Candi Gedog seperti yang dituliskan Thomas Stamford Raffles dalam buku History of Java volume II terbitan 1887.

"Minimal lima titik yang kami gali secara acak untuk melihat struktur bangunan candi. Kami berharap dapat menemukan benda-benda arkeolog untuk membuktikan tulisan Rafles kalau di sini ada bangunan Candi Gedog," ujar Ketua Tim Arkeolog BPCB Trowulan, Nugroho Harjo Lukito.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

"Nanti kami akan gali sampai titik terendah. Untuk mengetahui apakah bisa ekskavasi sampai pemugaran atau tidak. Karena tertutup material letusan Gunung Kelud yang terakumulasi sejak beberapa puluh tahun silam," lanjutnya.

Tim arkeolog juga sudah memasang sejumlah patok dan benang di sejumlah titik di sekitar Candi Gedog. Peristiwa dugaan Candi Gedog ini kali pertama muncul saat warga sekitar menemukan Kepala Kala di pematang sawah. Temuan lain berupa batu bata, relief perempuan, fragmen miniatur candi.

BPCB menduga kuat jika di lokasi itu terdapat bangunan Candi Gedog seperti yang dituliskan Raffles.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Nantinya dari hasil survei ekskavasi yang dilakukan BPCB ini akan menjadi dasar bagi Pemkot Blitar untuk pembebasan lahan. Jika BPCB mengatakan ekskavasi total, maka Pemkot Blitar akan segera membebaskan lahan.

"Tentu yang memutuskan adalah pimpinan. Hasilnya seperti apa akan kami laporkan kepada pimpinan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.