Rabu, 17 Jun 2026 11:42 WIB

4 Pemandu Lagu dan Miras Diamankan dari 3 Tempat di Kota Probolinggo

Para cewek pemandu lagu dan para pemuda peserta pesta miras didata di Mako Satpol PP Kota Probolinggo
Para cewek pemandu lagu dan para pemuda peserta pesta miras didata di Mako Satpol PP Kota Probolinggo

jatimnow.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo menggelar razia menyasar penjual toko minuman keras (miras) dan warung remang-remang di kota setempat.

Petugas penegak peraturan daerah (perda) mengamankan ratusan botol miras berbagai jenis serta empat cewek pemandu lagu di tempat yang berbeda dalam razia yang digelar Sabtu (28/9/2019) malam.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Ratusan botol miras yang disita petugas di salah satu toko pedagang miras di Kampung Keles, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo dan toko di Jalan KH Mansyur.

Selain itu, petugas mengamankan empat cewek pemandu lagu di warung remang-remang yang menyediakan karaoke di Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo.

Ratusan botol miras disita Satpol PP Kota ProbolinggoRatusan botol miras disita Satpol PP Kota Probolinggo

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

Kasi Ops Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengatakan, razia itu digelar untuk menciptakan suasana kondusif. Selain mengamankan ratusan botol miras dan pemandu lagu, timnya juga mengamankan empat pemuda yang sedang mengelar pesta miras.

"Barang bukti sudah kami sita. Untuk empat pemandu dan empat pemuda yang pesta miras dilakukan pembinaan di Mako Satpol PP," tutur Hendra, Minggu (29/9/2019).

Setelah didata, miras yang disita sebanyak 146 botol arak jawa, 51 bir bintang dan 47 bir berbagai merek. Untuk para penjual miras, lanjut Hendra, akan dikenakan tipiring.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

Hendra menyebut akan terus memantau lokasi-lokasi yang telah dirazia. Jika tempat tersebut tetap menjual miras, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

"Jika masih saja menjual (miras), maka kami akan menutupnya," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.