Selasa, 16 Jun 2026 22:31 WIB

Tujuh Orang Dalangi Pembunuhan Pria dengan Tangan Terikat di Pasuruan

Tiga dari tujuh pelaku pembunuhan pria di Pasuruan diamankan di Mapolda Jatim
Tiga dari tujuh pelaku pembunuhan pria di Pasuruan diamankan di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Kasus pembunuhan Ribut Setiawan (34), korban pembunuhan yang jenazahnya ditemukan dengan kondisi tangan dan leher terikat di area tambang PT Etika, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, terungkap. Tiga dari tujuh pelaku ditangkap.

Para pelaku pembunuhan diungkap Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim bersama Tim Satreskrim Polres Pasuruan, dipimpin Kasubdit AKBP Leonard Sinambela dan Kasatreskrim AKP Dewa Yoga.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Ketiga pelaku yang ditangkap yaitu Sugiyanto (43), warga Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan; Hariyanto (39) dan Jumadi (36), keduanya warga Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

"Kami tangkap ketiga pelaku ini setelah kami mengidentifikasi tiga orang yang terakhir bersama korban. Tiga orang itulah yang kemudian kami tangkap," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gideon Arif Setyawan, Minggu (29/9/2019).

Baca juga: 

Dari ketiga pelaku, tambah Gideon, memiliki peran masing-masing. Pelaku Jumadi merupakan merupakan otak pembunuhan, sekaligus yang menyekap korban. Pelaku inipula yang mengikat dan menganiaya korban.

"Pelaku (Jumadi), ini membawa korban dengan menyekap korban dengan diikat lalu dianiaya," tutur Gideon.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gideon Arif Setyawan (tengah) bersama Kasubdit Jatanras AKBP Leonard Sinambela dan Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Yoga membeberkan barang bukti pembunuhan dan ketiga pelaku yang ditangkapDirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Gideon Arif Setyawan (tengah) bersama Kasubdit Jatanras AKBP Leonard Sinambela dan Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Yoga membeberkan barang bukti pembunuhan dan ketiga pelaku yang ditangkap

Dijelaskan Gideon, para pelaku mengaku membunuh korban lantaran menggadaikan motor kepada tersangka Syaiful (DPO). Dari sana pelaku meminta korban untuk mengembalikan motor tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Tapi karena tidak dapat menunjukkan, pelaku Syaiful mengajak enam pelaku lainnya untuk menjemput korban serta menyekapnya," jelasnya.

Dari hasil autopsi, korban mengalami luka di sekujur tubuh serta leher patah akibat terjerat tali.

"Penganiayaan terhadap korban dilakukan tujuh pelaku, hingga korban meninggal dunia," beber Gideon.

Kasus tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wib, Minggu 15 September 2019. Syaiful (DPO) meminta bantuan kepada Jumadi, Sugiyanto, Hariyanto Romli (DPO) Arifin alias Ipin (DPO) dan Farhan alias Ferri (DPO) untuk mengajak korban menunjukkan lokasi sepeda motor miliknya yang digadaikan. Dalam perjalanan korban tidak dapat menunjukkan lokasi rumah kendaraan yang digadaikan oleh pelaku.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Hal itulah yang membuat Jumadi langsung mengikat tangan korban bersama enam pelaku lainnya. Dengan menggunakan kunci pembuka ban, pelaku menganiaya korban. Tidak hanya itu, leher korban juga dijerat dengan tali.

"Saat itu, oleh pelaku korban dibiarkan begitu saja di kawasan Kejayan," tutur Gideon.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 170 KUHP tentang pengeoroyokan.

"Ancaman hukuman lebih dari 20 tahun penjara hingga hukuman mati paling berat," tegas Gideon.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.