Rabu, 17 Jun 2026 20:32 WIB

Amankan Ratusan Pelajar Peserta Demo di Surabaya, Polisi Sita 2 Sajam

Puluhan pelajar diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Puluhan pelajar diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

jatimnow.com - Ratusan pelajar yang mengikuti aksi demo mahasiswa menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) di gedung DPRD Provinsi Jatim diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polrestabes Surabaya, Kamis (26/9/2019).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan pihaknya melakukan penyekatan untuk mengantisipasi kedatangan para pelajar mengikuti unjuk rasa di DPRD Jatim.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Ada sekitar 90 anak diamankan dengan estimasi 60 diantaranya siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) 30 anak siswa SMP. Mereka tidak tahu apa yang disuarakan pokoknya demo," katanya.

Selain mengamnkan 90 pelajar dalam aksi unjuk rasa ini, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengamankan siswa yang membawa petasan dan senjata tajam (sajam) jenis celurit dan pisau dari siswa SMA Tuban.

"Siswa ini hendak ikut unjuk rasa setelah dia mendapat kabar ajakan dari media sosial dan grup WhatsApp. Kami akan koordinasi dengan Polres Tuban dan saat ini anaknya masih kita proses," jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Pihaknya juga sempat memergoki empat oknum yang menggunakan jas almamater. Mereka ini mengajak anak-anak SMA untuk ikut dalam unjuk rasa tersebut.

Saat didekati, empat orang tersebut memilih lari sementara siswa SMA yang diajak diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

"Rata-rata mereka mengaku ke orang tua untuk berangkat sekolah. Padahal, sekolahnya libur. Orang tua mereka baru tahu tadi saat kami panggil," ungkapnya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Begitu pula Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan puluhan pemuda yang menyerang petugas, beserta barang bukti berupa botol kaca yang menyerupai molotov yang diduga akan digunakan untuk memperuncing jalannya demo.

"Sekitar ada likuran (lebih dari 20) pelakunya, masih kita periksa di Polrestabes. Selain itu kami juga sita barang bukti yang digunakan untuk memprovokasi (melempar) petugas saat berjalannya demo," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.