Senin, 15 Jun 2026 13:48 WIB

Tolak RUU KUHP, HMI Ponorogo Bawa Poster Menggelitik ke DPRD

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 24 Sep 2019 17:33 WIB
Poster tuntutan mahasiswa ke DPRD Ponorogo
Poster tuntutan mahasiswa ke DPRD Ponorogo

jatimnow.com - Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) geruduk DPRD Ponorogo menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP).

Dalam aksinya, mereka membawa puluhan poster yang menggelitik yaitu "Kuliahku tenanan. DPRD malah dolanan cuk' (Saya kuliah benar-benar. DPRD cuma main-main saja)".

Baca Juga: F-PKB DPRD Ponorogo Gelar Dialog Serap Aspirasi Warga

Juga ada poster bertuliskan "DPR e pekok. Asline penak ngopi timbang bengak-bengok (Aslinya enak minum ngopi. Daripada berteriak)".

"Poster yang kami bawa sengaja kami buat sebagai sindiran," kata Ketua HMI cabang Ponorogo, Deny Nur Cahyo.

Mahasiswa menuntut agar DPR RI mencabu pembahasan draf RUU KUHP, Ketenagakerjaan, Pertanahan.

"Tidak ada akal cerdas lagi digunakan di DPR. Tidak bisa menyikapi permasalahan dengan otak yang sehat. Banyak pengaruh dan kepentingan-kepentingan politik yang dikedepankan," ujarnya.

Menurutnya, HMI mengecam keras. Menurutnya tida ada intervensi dari manapun, tidak ada pengaruh dari siapapun.

Baca Juga: Ketua DPRD Ponorogo Bakal Kawal 7 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah Pusat

Mereka juga meminta anggota DPRD Ponorogo untuk menyepakati lima kesepakatan.

"Lima kesepakatan sudah kita sepakati kedua belah pihak. Pada prinsipnya kedua belah tidak keberatan karena apa semua muaranya demi kebaikan," kata Ketua DPRD Ponorogo sementara, Sunarto.

Menurutnya, kesepakata dibuat demi kebaikan Ponorogo dan bangsa. Ia mengaku tidak ingin gerakan-gerakan ini terabaikan sehingga menimbulkan gesekan-gesekan.

Baca Juga: 7 Tuntutan Mahasiswa untuk Pemerintah Pusat saat Audiensi dengan DPRD Ponorogo

"Meskipun secara perorangan, DPRD ini kan dari berbagai partai politik tentu punya kebijakan masing-masing dari dewan pimpinan pusat," terangnya.

Untuk langkah selanjutnya adalah mengirim kesepakatan tersebut langsung ke DPR RI.

"Nanti tanda buktinya akan kami layangkan ke sekretariat HMI," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.