Kamis, 18 Jun 2026 07:19 WIB

Atasi Bencana Kabut Asap, ACT-MRI Jatim Aksi Serentak Galang Bantuan

Aksi ACT menggalang kepedulian di Masjid Al Akbar Surabaya
Aksi ACT menggalang kepedulian di Masjid Al Akbar Surabaya

jatimnow.com - Kabut asap dari dampak kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Sumatera dan Kalimantan masih terus terjadi dan sangat mengganggu masyarakat.

Kebutuhan masker dan air purifier tidak dapat dihindari lagi karena pekatnya asap dan berefek pada udara yang semakin tidak sehat. Masyarakat banyak yang mengeluhkan penyakit ISPA.

Baca Juga: Hutan Orak Arik Trenggalek Terbakar, Petugas Kewalahan Padamkan Api

Merespon tragedi tersebut, ACT-MRI se Jawa Timur melakukan aksi serentak untuk menggalang kepedulian masyarakat guna membantu saudara sebangsa yang terdampak bencana kabut asap.

Aksi ini dilaksanakan di beberapa daerah mulai Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Madiun, Jember dan beberapa daerah lainnya.

Di Surabaya, aksi ini dilaksanakan di Car Free Day yang berada di Masjid Al Akbar. ACT-MRI di Surabaya menggandeng beberapa komunitas untuk menggalakan aksi kepedulian ini.

Baca Juga: 70,2 Hektare Hutan di Ponorogo Terbakar, BPBD Curiga Dominan Unsur Kesengajaan

Ada pula komunitas yang langsung bergabung di lokasi. Komunitas musik perkusi tanpa diminta mereka langsung bergabung untuk menghibur selama penghimpunan donasi.

Selain itu kepedulian untuk saudara sebangsa yang terdampak kabut asap juga tampak di titik lain di CFD Alun-Alun Sidoarjo, dan di CFD Alun-Alun Mojokerto.

Baca Juga: Hutan Gunung Putuk Cupu di Ponorogo juga Terbakar, 2 Hari Belum Padam

Wahyu Sulistianto Putro, Kepala Program ACT Jawa Timur menyampaikan aksi serentak ini adalah bentuk kepedulian ACT bersama relawan untuk turut meringankan beban masyarakat terdampak bencana.

"Hasil penggalangan kepedulian masyarakat ini akan langsung disalurkan untuk kebutuhan masyarakat bukan hanya masker tapi juga kebutuhan sehari-hari mengingat sulitnya akses transportasi akibat asap. Rencananya kami dari ACT akan mengirimkan kapal kemanusiaan darurat asap," katanya dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (23/9/2019).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.