Minggu, 14 Jun 2026 03:34 WIB

Hutan Gunung Putuk Cupu di Ponorogo juga Terbakar, 2 Hari Belum Padam

BPBD Ponorogo berupaya keras memadamkan api agar tidak merembet ke area pemukiman warga. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
BPBD Ponorogo berupaya keras memadamkan api agar tidak merembet ke area pemukiman warga. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tidak hanya hutan rakyat di Gunung Gombak Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo yang terbakar. Lahan hutan di Gunung Putuk Cupu wilayah Kecamatan Sambit juga mengalami kebakaran. 

Tepatnya di petak 135B, RPH Bungkal, KPH Lawu DS, BKPH Ponorogo Timur, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. Hutan ini adalah milik Perhutani.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Api merembet ke lereng, dengan jarak antara titik api dan rumah warga sekitar 1,5 kilometer. Karena dekat dengan pemukiman, warga pun siaga.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa kebakaran hutan yang semula dilaporkan 3 hektar kini telah meluas menjadi 7 hektar.

Api bahkan dilaporkan mendekati puluhan rumah warga, dengan sekitar 30 rumah yang terancam.

Warga pun terpaksa berjaga sepanjang malam agar api tidak semakin merembet mendekati pemukiman.

 "Api muncul sejak Senin malam. Warga dan petugas sudah memadamkannya, namun tadi malam api menyala lagi. Jadi mungkin Senin malam itu belum padam benar-benar," ungkap salah satu warga, Langgeng Widodo, Rabu (7/8/2024).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurut Langgeng, api telah mendekati pemukiman. Warga, Polsek Sambit, dan Koramil Sambit berjaga-jaga serta membuat sekat api untuk menghalangi perambatan api.

"Khawatir merambat ke rumah. Rumah yang terancam sekitar 30-an. Setengah dusun pokoknya," kata Langgeng kepada wartawan di lokasi.

Anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Gemilang Aditya, mengaku kesulitan dalam mengatasi kobaran api. Medan yang terjal dan angin kencang menjadi hambatan utama dalam pemadaman api.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Malam ini upaya kami memadamkan api terus dilakukan. Karena api telah mendekati rumah warga. Api yang semula kecil pada Senin malam kini membesar," tegas Gemilang.

Selain memadamkan api, petugas terus melakukan pembuatan ilaran atau sekat bakar untuk mencegah api merambat lebih jauh ke pemukiman warga. 

Upaya ini diharapkan dapat mengendalikan penyebaran api dan meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat setempat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.