Rabu, 17 Jun 2026 18:52 WIB

Geng asal Surabaya Nyaris Tawuran, 30 Pelajar dan 4 Sajam Diamankan

Aksi tawuran antar geng di Surabaya digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Aksi tawuran antar geng di Surabaya digagalkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak

jatimnow.com - Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menggagalkan aksi tawuran antar geng di Jalan Dupak Rukun, Surabaya, Sabtu (21/9/2019) dini hari.

Polisi mengamankan 31 pelajar dari Grup Kape Jawara berisi kelompok pelajar sekolah dari Menganti, Simo dan Krembangan, Surabaya.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Mereka berencana tawuran dengan Geng All Starr dari kelompok pelajar wilayah Kalimas, Tanjung Perak, Indrapura dan Tembok, Surabaya.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat akan adanya aksi tawuran dari kedua geng itu pukul 00.30 Wib," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto didampingi Candra Oeratmangun, Kepala Dinas BP5A dan Yusuf dari Bidang Kedaruratan dan Logistik Linmas Kota Surabaya.

Ia meneruskan, selain membawa 31 pelajar ke Mako Polres Tanjung Perak, turut diamankan barang bukti (BB) terdiri satu celurit panjang, 1 celurit kecil, 1 buah pedang dan 1 buah pisau.

Baca Juga: Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan di Konser Hardcore

Empat senjata tajam (sajam) yang diamankan tersebut ditemukan dari 3 pelajar yang masih berusia belasan tahun itu.

Menurutnya, geng yang tertangkap oleh Polres Tanjung Perak tersebut diatas merupakan "Kape Jawara" yang berarti Kampung Jawara.

"Geng remaja tersebut banyak yang hanya ikut-ikutan dengan hanya bermodalkan berani dalam hal tawuran. Geng tersebut mudah tersulut emosi dikarenakan informasi yang belum tentu kebenarannya," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 4 Remaja sebagai Tersangka Tawuran di Kalilom Lor Surabaya

Bagi anggota geng yang tidak membawa senjata tajam akan dikembalikan ke orang tua masing-masing untuk dilakukan pembinaan.

"Untuk anggota geng yang kedapatan membawa senjata tajam akan dilakukan proses penyidikan lebih lanjut oleh Reskrim PPA UU darurat no 12 tahun 1951," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.