Senin, 15 Jun 2026 14:08 WIB

Cabuli 19 Anak Laki-laki, Pengepul Rombeng: Saya Jadi Perempuannya

Pelaku pencabulan anak laki-laki ditangkap Polda Jatim
Pelaku pencabulan anak laki-laki ditangkap Polda Jatim

jatimnow.com - Muhajir Sidik alias Bang Jek, tersangka pencabulan anak dibawah umur mengaku suka berhubungan dengan anak laki-laki di bawah umur dan tidak suka dengan wanita.

Di hadapan penyidik Subdit IV/Reknata Diraktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Muhajir Sidik alias Bang Jek (42) warga Ngantru, Kabupaten Tulungagung mengaku melakukan perbuatannya sejak tahun 2008.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Baca juga: Edan, Pengepul Rombeng di Tulungagung Cabuli 19 Anak Laki-laki

"Sejak tahun 2008 atau saat usia 34 tahun tersangka sudah memiliki kebiasaan mempunyai hasrat kepada anak-anak di bawah umur. Dia bertemu korban di warung kopi, kemudian diiming-imingi uang Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu," kata Kasubdit IV/Reknata AKBP Festo Ari Permana, di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (13/9/2019).

Setelah berhasil membujuk korban, tersangka mengajak korban ke rumahnya. Saat di rumah, korban diminta untuk telanjang serta kemaluan korban dikulum oleh tersangka.

Sidik alias Bang Jek mengaku, dalam seminggu mencabuli 3 kali anak-anak di bawah umur mulai dari usia 14 tahun hingga sekarang usia 19 tahun.

"Dalam seminggu 3 kali (mencabuli) berganti-ganti (korban)," ujar tersangka Sidik.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Hingga di usianya ke 42 tahun, Bang Jek belum menikah. Ia mengaku tidak suka wanita. Tapi, ketika berperan mencabuli anak laki-laki di bawah umur, dia berperan sebagai perempuan.

"Saya jadi perempuannya," katanya.

Meski sudah berlangsung selama lebih dari 10 tahun, pencabulannya yang dilakukannya akhirnya terbongkar juga. Selama ini tidak terbongkar, karena tidak ada korban yang berani melapor dengan alasan takut aibnya terbuka.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Namun, berdasarkan laporan salah satu korban ke Unit Perlindungan Anak Kabupaten Tulungagung dan diantar ke Polda Jatim, akhirnya pelaku cabul Bang Jek diringkus.

Didepan polisi, Bang Jek mengaku dirinya mempunyai kelainan seksual.

"Saya sayang mereka. Cuman jalan saya keliru. Saya punya kelainan," kata Bang Jek.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.