Rabu, 17 Jun 2026 22:46 WIB

Disebut 8 Orang Tewas karena Miras di Banyuwangi, Polisi: Hoax

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Polisi memastikan satu orang tewas di Banyuwangi akibat pesta minuman keras (miras). Informasi yang menyebut 7 atau 8 orang tewas adalah hoax.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan bahwa media harus hati-hati menyampaikan data.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Tidak ada meninggal dunia 6 orang. Tidak ada meninggal dunia 8 orang. Itu sudah ada pernyataan dari dokter rumah sakit, tidak ada 8 orang meninggal dunia karena miras oplosan. Terus informasi dari mana itu didapatkan," kata Barung saat dihubungi jatimnow.com, Sabtu (21/4/2018).

Baca juga: Video RSUD Blambangan Sangkal 7 Pasien Tewas akibat Miras Beredar

Barung mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat ke Dewan Pers terkait pemberitaan sejumlah media yang dianggap tidak berimbang dan menginformasikan tidak berdasar fakta.

"Kita akan layangkan surat resmi ke Dewan Pers untuk minta hak jawab," jelasnya.

Senada disampaikan Kapolres Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman. Ia menegaskan, korban meninggal dunia akibat minuman keras hanya 1 orang.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Selebihnya 6 korban yang lain, belum dapat dipastikan meninggal karena miras oplosan. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Baca juga: Polisi Pastikan Korban Tewas karena Miras di Banyuwangi 1 Orang

Kapolres menjelaskan, 1 orang meninggal akibat miras atas nama Supomo yang waktu itu melakukan pesta miras bersama Eko Budianto dan Slamet Hadi.

Berdasarkan keterangan dari pihak RSUD Blambangan juga belum dapat memastikan penyebab kematian 6 orang tersebut.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Dokter masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian karena miras. Namun dari satu orang korban kita dapat menyimpulkan bahwa 1 orang tersebut karena miras. Itu pengakuan dari yang dirawat (teman korban- red)," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny saat jumpa pers, Sabtu (21/4/2018).

Reporter: Jajeli Rois/Hafiludin Ahmad

Editor: Budi S

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.