Kamis, 18 Jun 2026 04:49 WIB

Polisi Pastikan Korban Tewas karena Miras di Banyuwangi 1 Orang

  • Penulis :
  • | Sabtu, 21 Apr 2018 18:17 WIB
Kapolres Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman
Kapolres Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman

jatimnow.com - Kapolres Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman menegaskan, korban meninggal dunia akibat minuman keras hanya 1 orang.

Selebihnya 6 korban yang lain, belum dapat dipastikan meninggal karena miras oplosan. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolres menjelaskan, 1 orang meninggal akibat miras atas nama Supomo yang waktu itu melakukan pesta miras bersama Eko Budianto dan Slamet Hadi.

Baca juga:  Disebut 8 Orang Tewas karena Miras di Banyuwangi, Polisi: Hoax

Berdasarkan keterangan dari pihak RSUD Blambangan juga belum dapat memastikan penyebab kematian 6 orang tersebut.

"Dokter masih belum bisa menyimpulkan penyebab kematian karena miras. Namun dari satu orang korban kita dapat menyimpulkan bahwa 1 orang tersebut karena miras. Itu pengakuan dari yang dirawat (teman korban- red)," kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny saat jumpa pers, Sabtu (21/4/2018).

Senada dengan Kapolres Banyuwangi, Direktur RSUD Blambangan dr Taufik Hidayat mengatakan tidak semua dari 6 pasien meninggal adalah akibat dari minuman keras. Karena hasil pemeriksaan muntahan pasien tidak berbau alkohol.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Baca juga: Video RSUD Blambangan Sangkal 7 Pasien Tewas akibat Miras Beredar

Selain itu, pasien yang dibawa ke Instalasi Gawat Darurat juga tidak dalam waktu yang bersamaan.  "Semua pihak keluarga keberatan untuk dilakukan autopsi, sehingga kami tidak berani menyimpulkan penyebab kematiannya," kata dr Taufik.

Dari kacamata medis, lanjut dr Taufik, hanya melalui autopsi lah dapat dipastikan apa penyebab meninggalnya pasien tersebut. Tentu dengan melalui persetujuan pihak keluarga.

Baca Juga: Duo WNA China Tertangkap Tangan Lakukan Pencurian di Pesawat Citilink

"Hasil pemeriksaan kami dari pasien ini ada yang memiliki penyakit jantung, penyakit paru-paru dan penyakit kencing manis," ujar Kepala Ruang IGD RSUD Blambangan, Yusuf.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.