Jumat, 12 Jun 2026 16:51 WIB

Pemkab Ponorogo Ajukan 531 Lowongan ASN ke BKN

Kepala BKPPD Ponorogo, Winarno Arief
Kepala BKPPD Ponorogo, Winarno Arief

jatimnow.com - Pemkab Ponorogo bakal membuka rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), setelah usulan lowongan tersebut sudah disampaikan ke pusat. Ada 531 posisi, baik untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), yang diusulkan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Ponorogo Winarno Arief menyampaikan, kepastian penyelenggaran tinggal menunggu komando Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemenpan RB.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

"Semuanya sudah kami ajukan ke pemerintah pusat, dalam hal ini ke BKN," kata Winarko, (11/9/2019).

Namun, lanjut Arief, dirinya belum mengetahui berapa yang akan disetujui. Sebab hingga hari ini, BKPPD belum mendapat jawaban. Rencana itu mencuat pada saat diundang dalam rapat bersama seluruh kepala badan kepegawaian dari berbagai daerah pada akhir pekan lalu di Sumenep. Dari sana, sejumlah hal dibahas, salah satunya mengenai rekrutmen CPNS dan PPPK.

"Tapi belum ada penjelasan, kapan pastinya akan dilaksanakan. Hanya, bayangannya sementara ini setelah nanti pelantikan kabinet baru," ujar Winarko.

Pemkab Ponorog juga sudah diminta menyampaikan usulan lowongan rekrutmen tersebut. Paling banyak harus sesuai dengan angka pegawai yang pensiun saat ini, sehingga terdapat usulan 531 posisi.

Baca Juga: Sah! 1.752 CPNS Kemenag Jawa Timur Resmi Diangkat Jadi PNS

531 posisi itu terdiri dari 177 lowongan untuk CPNS dan 345 lowongan untuk PPPK. Rincian untuk CPNS, sebanyak 92 lowongan untuk tenaga pendidik, 31 untuk tenaga kesehatan dan 53 untuk tenaga teknis.

"CPNS di kisaran 33 persen, sedangkan PPPK 67 persen," beber mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Pemkab Ponorogo ini.

Mengapa lowongan PPPK lebih banyak dari CPNS? Winarto menyebut, itu sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat terkait rekrutmen abdi negara. Ke depan, kata dia, yang lebih banyak dibutuhkan adalah tenaga fungsional seperti tenaga pendidik dan kesehatan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Target secara nasional, jumlah tenaga pendidik 48 persen dari seluruh ASN, meliputi PNS dan PPPK.

"Sementara saat ini, tenaga administrasi yang terbanyak. Di Ponorogo dan nasional, masih 30 persen. Targetnya nanti tenaga administrasi hanya 18 persen," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.