Rabu, 17 Jun 2026 02:33 WIB

Pengamat Apresiasi PDIP Tugaskan Adi Jadi Ketua DPRD Surabaya

Surokim Abdussalam
Surokim Abdussalam

jatimnow.com – Surokim Abdussalam, peneliti lembaga riset politik Surabaya Survey Center (SSC) mengapresiasi langkah DPP PDI Perjuangan (PDIP) yang menugaskan Adi Sutarwijono sebagai ketua DPRD Kota Surabaya.

Langkah itu dinilai pas untuk mengonsolidasikan struktur partai dan kebijakan di parlemen oleh partai berlambang banteng tersebut.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Posisi penugasan Pak Adi sebelumnya adalah ketua DPC PDIP Surabaya, jadi ini adalah penugasan lanjutan. Saya kira dengan penugasan itu, langkah konsolidasi antara struktural PDIP Surabaya dan anggota parlemennya bisa lebih selaras dan harmonis," katanya, Senin (9/9/2019).

Ia menambahkan, variabel lain yang membuat DPP menugasi Adi adalah kapasitas dan kapabilitasnya baik selama menjadi anggota DPRD Kota Surabaya beberapa periode maupun strategi komunikasi publiknya.

"Karena sudah berkiprah beberapa periode di DPRD Surabaya, tentu Pak Adi paham teknis dan strategi kedewanan. Pak Adi juga punya kapasitas komunikasi publik yang mumpuni untuk mengawal tugas-tugas kepartaian dan kedewanan yang jelas tidak ringan di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini," jelas Dekan FISIP Universitas Trunojoyo tersebut.

Menurut Surokim, tugas berat yang diemban Adi adalah menampilkan wajah DPRD Kota Surabaya yang lebih terbuka, akuntabel, dan menjunjung tinggi integritas.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Tugas itu berat di tengah kepercayaan publik kepada lembaga legislatif yang terancam terus tergerus.

Dalam konteks Pilkada Surabaya, posisi sebagai ketua DPRD sekaligus ketua DPC PDIP Surabaya menuntut Adi untuk bekerja ekstra keras.

"DPRD Surabaya butuh kerja progresif untuk mengawal pembangunan Surabaya yang kian pesat, dan di sisi lain sebagai ketua DPC dia harus berkonsentrasi mengawal Pilkada untuk menjaga tradisi kemenangan PDIP di Surabaya," jelasnya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Surokim berpendapat, jika PDIP ingin kembali menang Pilkada Surabaya, maka kandidat yang diusung harus benar-benar yang potensial bisa menang. Untuk menentukan kandidat, tentu tidak sederhana di era sekarang di mana pertumbuhan pemilih rasional kian signifikan.

"Sebagai ketua DPRD ke depan, jika kandidat dari PDIP kembali dipercaya menang Pilkada Surabaya, tugas Pak Adi juga berat karena harus mengawal kestabilan pemerintahan, yaitu bagaimana DPRD ke depan mengawal agar kinerja pemerintah kota tidak menurun. Mengapa itu berat? Karena benchmark kinerja pemerintah kota sebelumnya yang mendapat respons positif dari publik. Saya pikir menjaga itu butuh kepiawaian ekstra," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.