Mortir yang Ditemukan Pemancing di Sungai Brantas Berdaya Ledak Tinggi
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Jumat, 06 Sep 2019 14:39 WIB
jatimnow.com - Mortir sepanjang 1 meter yang ditemukan di Sungai Brantas, Kabupaten Tulungagung mempunyai daya ledak tinggi.
Kepala Tim Penjinak Bom Brimob Kediri, Aiptu Robertus Doni membenarkan jika mortir berdiameter 40 sentimeter ini memiliki daya ledak tinggi.
Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung
Baca juga: Mortir Ditemukan Pemancing di Sungai Brantas
"Kandungan bahan peledak dalam mortir ini diketahui mempunyai daya ledak yang cukup tinggi. Jika terkena panas berlebihan maka mortir ini bisa saja meledak, dan daya ledaknya cukup tinggi bahkan Jembatan Ngujang (jembatan penghubung Tulungagung dengan wilayah lain red) bisa hancur" ujarnya, Jumat (6/9/2019).
Saat ini mortir yang diperkirakan berasal dari jaman perang dunia ke II ini diamankan di markas Brimob Kediri, sebelum diserahkan ke tim Gegana Polda Jawa Timur.
Tim jihandak sendiri saat melakukan evakuasi terlihat sangat berhati hati dan membungkus mortir seberat 50 kilogram ini. Dari bentuk fisiknya, mortir ini diperkirakan berasal dari jaman perang dunia ke II.
Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan
"Mortir ini bisa diluncurkan dari pesawat atau kapal," ujarnya.
Menurutnya, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan mortir tersebut gagal meledak. Kerusakan pada bagian pemicu ledakan salah satunya.
Mortir ini selanjutnya akan diserahkan ke tim Gegana Polda Jatim untuk dilakukan penelitian dan pemusnahan.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber
"Sementara kita amankan dulu sebelum diserahkan ke Gegana Polda Jatim," pungkasnya.
Editor : Sandhi Nurhartanto