Kamis, 18 Jun 2026 16:49 WIB

Keponakan yang Bacok Paman hingga Tewas di Nganjuk Peragakan 13 Adegan

Rekontruksi kasus pembacokan di Nganjuk
Rekontruksi kasus pembacokan di Nganjuk

jatimnow.com - Supar (48), keponakan yang membacok Damin (69), pamannya sendiri hingga tewas, menjalani rekontruksi, Kamis (5/9/2019). Warga Desa Musirlor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk itu menjalani 13 adegan.

Rekontruksi itu digelar di lokasi kejadian dengan pengawalan ketat sejumlah anggota Polres Nganjuk. Reka ulang kasus pembacokan itu juga menjadi tontotan warga setempat.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanya Wiranta mengatakan, rekontruksi itu melibatkan tersangka secara langsung. Sedangkan korban dan saksi-saksi, menggunakan peran pengganti.

"Rekontruksi ini kami gelar untuk melengkapi berkas perkara," ungkap Dewa.

Dalam rekontruksi itu, tampak istri korban, Basitun (59) tidak bisa menahan air matanya. Basitun mengaku selalu teringat peristiwa berdarah pada 17 Agustus 2019 lalu yang membuat suaminya pergi untuk selamanya tersebut.

Baca juga:  Ribut Soal Hutang, Ponakan di Nganjuk Bacok Paman Hingga Tewas

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Sampai sekarang saya belum percaya, hanya karena utang, suami saya meninggal," tutur Basitun.

Basitun mengaku, saat kejadian, ia sedang berada di dalam dapur. Saat keponakannya membacok suaminya, ia sebenarnya ingin membelanya. Namun, sang keponakan mengancam akan menusuknya dengan parang yang digunakan membunuh suaminya tersebut.

"Waktu itu saya diacam akan dibunuh," tambahnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

Tersangka membacok korban lantaran ia memiliki utang sebesar Rp 23 juta dengan jaminan sertifikat rumah. Tersangka kalap dan tak bisa membendung emosinya setelah korban meminta uang Rp 200 hingga 300 juta kepadanya.

Tersangka bertambah emosi lantaran korban lebih memilih menguasai tanah milik tersangka. Tersangka kemudian membawa gancu dan parang mendatangi korban. Akibat empat kali bacokan yang dilakukan tersangka, korban tewas di lokasi kejadian.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.