Rabu, 17 Jun 2026 02:36 WIB

Ancam Korban dengan Pedang dan Bondet, Tiga Begal di Pasuruan Ditembak

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 03 Sep 2019 10:03 WIB
Senjata tajam yang dipakai komplotan begal sadis dibeber di Mapolres Pasuruan
Senjata tajam yang dipakai komplotan begal sadis dibeber di Mapolres Pasuruan

jatimnow.com - Polisi menembak kaki tiga begal sadis yang sudah beraksi enam kali di Pasuruan. Komplotan begal bersenjata tajam ini berjumlah empat orang, satu pelaku lainnya masih diburu.

Ketiga begal sadis itu adalah Abdul Rohim (35), warga Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan; Abdul Halim (31), warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan dan Minal Faijin (23), warga Desa Minggir, Kecamatan Winongan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Para pelaku ini terbilang sadis, mereka tidak segan menganiaya para korbannya dengan pedang atau melempar bondet bila korbannya melakukan perlawanan saat dibegal," jelas Wakapolres Pasuruan, Kompol Supriyono, Selasa (3/9/2019).

Komplotan begal sadis ini teridentifikasi setelah salah satu korban bernama Watik, warga Wonongan melapor. Saat itu, salah satu pelaku yang sudah seminggu pura-pura kenal kepada korban, meminta diantar ke Desa Umbulan. Ketika sampai di TKP, komplotan ini langsung melakukan perampasan, mulai dari motor hingga semua harta korban.

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

"Kami tangkap ketiga pelaku pada 30 Agustus 2019. Untuk DPO berinisial M dan penadah berinisial Mk, masih kami buru," tegas Supriyono.

Sementara, Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Yoga menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan ini sudah membegal motor di 6 TKP. Dari jumlah itu, baru tiga korban yang melapor.

Baca Juga: Penjual Tempe di Kota Probolinggo Jadi Korban Begal, Motor dan Dagangan Amblas

"Tersangka Faijin dan Rohim merupakan residivis kasus curanmor dan handak jenis bondet. Keduanya dan satu tersangka lain terpaksa kami tembak kakinya lantaran melawan saat kami lakukan penangkapan," tutur Dewa Yoga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.